BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Komisi II DPRD Kota Balikpapan berencana melakukan studi banding ke Kota Bogor untuk mempelajari sistem pengelolaan videotron sebagai bagian dari penataan media luar ruang di daerah tersebut.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Taufiq Qul Rahman, mengatakan bahwa studi banding ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengelolaan reklame digital, khususnya videotron, yang dinilai berpotensi meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi.
“Reklame berupa videotron dapat meningkatkan pendapatan pajak dan retribusi daerah. Selain itu, pengaturannya juga sudah tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan,” ujar Taufiq Qul Rahman di Gedung DPRD Balikpapan, Rabu (4/3/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menegaskan bahwa kehadiran videotron tidak akan mematikan usaha reklame konvensional seperti baliho. Menurutnya, videotron justru menyasar perusahaan berskala besar yang ingin beriklan dengan media digital.
Ia menilai, sejumlah baliho yang saat ini terpasang di sepanjang jalan utama kota secara bertahap dapat digantikan dengan videotron.
“Videotron ini nantinya lebih menyasar perusahaan skala besar untuk beriklan. Sedangkan yang berada di jalan-jalan utama berpotensi diganti dengan media digital tersebut,” jelasnya.
Selain meningkatkan pendapatan daerah, penggunaan videotron juga dinilai dapat memperindah wajah kota. Pencahayaan dari layar digital dianggap mampu memberikan kesan modern pada kawasan perkotaan.
Pada prinsipnya, videotron merupakan bentuk reklame yang sama dengan baliho, namun menggunakan teknologi digital sehingga mampu menampilkan berbagai produk dan iklan secara bergantian dalam satu layar.
Meski demikian, biaya pemasangan dan investasi videotron tentu lebih besar dibandingkan reklame konvensional.
Taufiq yang merupakan legislator dari daerah pemilihan Balikpapan Barat menilai bahwa ke depan penggunaan baliho kemungkinan akan bergeser menuju media digital seperti videotron.
Karena itu, ia mendorong para pelaku usaha reklame untuk mulai mempertimbangkan investasi di sektor tersebut.
“Suatu saat reklame baliho bisa bergeser ke videotron. Ini juga menjadi peluang bagi pengusaha reklame untuk beralih berinvestasi di bidang videotron,” pungkasnya.(sb-03)
DPRD Balikpapan Studi Banding Pengelolaan Videotron ke Bogor, Targetkan Peningkatan Pajak Daerah












