DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Gelar Bimtek, Perkuat Sinergi dan Penyusunan RPJMD 2025–2029

43
×

DPRD Kaltim Gelar Bimtek, Perkuat Sinergi dan Penyusunan RPJMD 2025–2029

Share this article
DPRD Kaltim menggelar Bimtek di Yogyakarta guna memperkuat sinergi dengan eksekutif dan mendalami penyusunan RPJMD 2025–2029 agar sejalan dengan kebijakan nasional.

YOGYAKARTA,suarabalikpapan.com — DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pimpinan dan anggotanya di Grand Mercure, Yogyakarta, Sabtu (14/5/2025). Kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat pemahaman terkait prinsip Good Governance, mendorong sinergi antara legislatif dan eksekutif, serta mengoptimalkan penyusunan RPJMD 2025–2029.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, yang mewakili Ketua DPRD Kaltim. Dalam sambutannya, Ekti menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Sinergitas ini sangat krusial agar kebijakan daerah berjalan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Kolaborasi legislatif dan eksekutif adalah kunci untuk pembangunan yang berpihak pada rakyat,” ujarnya.
Salah satu fokus utama dalam Bimtek kali ini adalah penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Timur untuk periode 2025–2029. Materi disampaikan oleh Fernando H. Siagian, Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I, Kementerian Dalam Negeri.
Dalam paparannya, Fernando menegaskan bahwa RPJMD harus disusun berdasarkan data dan evaluasi mendalam terhadap capaian pembangunan sebelumnya. Sinkronisasi antara RPJMD daerah dengan RPJPD, RPJMN, dan RPJPN menjadi keharusan agar arah pembangunan daerah tidak menyimpang dari kebijakan nasional.
“RPJMD bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi juga peta jalan pembangunan daerah. DPRD punya peran strategis dalam mengawal agar setiap program benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dan transparansi dalam implementasi program, di mana DPRD berperan aktif dalam melakukan pengawasan.
Kegiatan Bimtek ini turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, akademisi dari Universitas Respati Yogyakarta, dan pejabat struktural DPRD Kaltim. Semua pihak menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas DPRD dalam menyusun kebijakan yang adaptif dan berorientasi pada masyarakat.
Melalui sesi diskusi dan materi yang interaktif, para peserta diharapkan mampu merumuskan strategi pembangunan daerah yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaboratif, Bimtek ini menjadi tonggak penting bagi DPRD Kaltim dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang lebih profesional, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *