KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Edi Damansyah dan Keluarga Tampil Serba Putih di PSU Kukar 2025, Ajak Warga Aktif Menjaga Demokrasi

57
×

Edi Damansyah dan Keluarga Tampil Serba Putih di PSU Kukar 2025, Ajak Warga Aktif Menjaga Demokrasi

Share this article
Bupati Kukar, Edi Damansyah, hadir bersama keluarga di TPS dengan busana putih saat PSU Kukar 2025. Ia mengajak warga gunakan hak pilih dan jaga suasana damai.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com — Suasana berbeda tampak di TPS 22 Arwana, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong pada Sabtu pagi (19/4/2025). Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, hadir bersama istri dan anggota keluarganya untuk memberikan suara dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar 2025.
Menariknya, keluarga Edi kompak mengenakan pakaian putih polos. Pilihan busana tersebut bukan hanya mencerminkan kesederhanaan, tetapi juga menyiratkan pesan persatuan, kesetaraan, dan kesiapan untuk menyambut pesta demokrasi.
Tanpa pengawalan ketat atau seremoni khusus, Edi dan keluarganya mengikuti proses pencoblosan dengan tertib. Ia tampak menyapa warga, berbincang santai dengan petugas TPS, dan menunggu antrean dengan sabar. Sikap ini menjadi contoh nyata bahwa pemilu adalah milik bersama, dan setiap warga memiliki tanggung jawab dalam menjaga marwah demokrasi.
“Saya ingin mengajak semua warga Kutai Kartanegara untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Gunakan hak pilih, jangan golput,” ujar Edi Damansyah usai mencoblos.
Lebih dari sekadar mengajak masyarakat untuk berpartisipasi, Edi menekankan pentingnya menciptakan suasana yang aman dan damai selama proses pemilihan berlangsung. Ia optimis bahwa masyarakat Kukar telah matang dalam berdemokrasi.
“Partisipasi masyarakat adalah kekuatan utama demokrasi lokal kita. Kalau kita semua ikut terlibat, hasilnya pasti lebih baik dan lebih legitimat,” tegasnya.
Edi juga menambahkan bahwa PSU bukan hanya tentang memilih pasangan calon, melainkan momentum untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi. Ia berharap kehadiran masyarakat di TPS menjadi cermin bahwa demokrasi di Kukar terus tumbuh secara sehat dan dewasa.
Kehadiran Edi bersama keluarganya dengan pakaian serba putih pagi itu menjadi simbol bahwa pemilu bukan semata urusan politik, melainkan manifestasi dari harapan kolektif rakyat. Dalam kesederhanaan busana, mereka membawa pesan kuat: menjaga demokrasi adalah tanggung jawab semua, dan semua dimulai dari keberanian untuk menentukan pilihan.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *