DISDAG BALIKPAPAN

Export Center Balikpapan Diproyeksikan Jadi Pusat Ekspor Regional Kalimantan

511
×

Export Center Balikpapan Diproyeksikan Jadi Pusat Ekspor Regional Kalimantan

Share this article
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Haemusri Umar


BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Upaya Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat kapasitas ekspor daerah memasuki babak baru dengan beroperasinya Export Center Balikpapan, yang kini mulai menjadi simpul strategis bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menembus pasar internasional.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menegaskan bahwa hadirnya Export Center merupakan tonggak penting dalam perjalanan Balikpapan menuju kota berdaya saing tinggi di rantai dagang global. Pernyataan itu ia sampaikan seusai menghadiri pelepasan ekspor perdana damar batu ke Sri Lanka di Kaltim Kariangau Terminal, Kamis (27/11/2025).
Export Center Balikpapan diresmikan oleh Menteri Perdagangan pada 1 Agustus 2025 sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ekosistem ekspor, terutama bagi UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Export Center Balikpapan menyediakan layanan konsultasi prosedur ekspor, standarisasi produk, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan perjanjian dagang internasional,” ujar Haemusri.
Sejak beroperasi, fasilitas tersebut tidak hanya melayani pelaku usaha asal Balikpapan, tetapi juga menjangkau wilayah Kalimantan secara lebih luas sehingga mempercepat adaptasi UMKM terhadap kebutuhan pasar global.
Haemusri menegaskan bahwa banyak pelaku UMKM memiliki potensi besar, namun terkendala keterbatasan informasi ekspor, regulasi, dan standar internasional.
“Export Center akan menjadi tempat belajar dan bertumbuh, sekaligus jembatan agar UMKM kita mampu bersaing dan memanfaatkan peluang ekspor,” jelasnya.
Dengan pendampingan yang lebih terstruktur, pemerintah berharap semakin banyak produk unggulan Balikpapan—mulai dari hasil laut, olahan pangan, kerajinan, hingga komoditas hutan bukan kayu—dapat menembus pasar luar negeri.
Haemusri juga menekankan bahwa keberadaan Export Center adalah bukti kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun iklim perdagangan yang kondusif.
“Kita menyambut baik kolaborasi ini. Dengan dukungan pusat, kita lebih mudah mendorong pelaku usaha Balikpapan untuk memanfaatkan fasilitas ekspor secara optimal,” katanya.
Pemkot Balikpapan menargetkan keberadaan Export Center tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga bagian dari gerakan berkelanjutan untuk menjadikan Balikpapan sebagai pusat ekspor regional Kalimantan yang kompetitif dan berkelanjutan.
“Semoga langkah ekspor perdana ini menjadi awal dari lompatan besar yang membawa Balikpapan pada posisi strategis dalam peta perdagangan internasional,” ujar Haemusri.
Dengan ekosistem ekspor yang terus diperkuat, Balikpapan kini berada pada jalur yang lebih jelas untuk menjadi salah satu gerbang ekonomi Kalimantan yang terhubung langsung dengan pasar global.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *