SAMBOJA, suarabalikpapan.com–Anggota DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu isu utama yang harus segera ditangani di Samboja Barat. Kondisi jalan yang buruk, khususnya yang menghubungkan antar desa, sangat mempengaruhi transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Firnadi menjelaskan, banyak warga yang mengeluhkan kerusakan jalan yang sulit diakses, terutama saat musim hujan. Sebagai solusinya, ia menekankan perlunya perbaikan infrastruktur, khususnya dalam bentuk semenisasi jalan, agar masyarakat lebih mudah dalam beraktivitas sehari-hari.
“Beberapa jalan di Samboja Barat masih membutuhkan perhatian serius, terutama dalam hal semenisasi atau perbaikan agar bisa diakses dengan mudah oleh warga. Hal ini sangat penting untuk mendukung kelancaran transportasi dan perekonomian lokal,” ujar Firnadi Ikhsan.
Selain masalah infrastruktur jalan, Firnadi juga menyampaikan pentingnya pembangunan fasilitas publik lain yang dibutuhkan masyarakat, salah satunya adalah masjid. Warga setempat menginginkan tambahan masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan sosial yang berkembang di daerah tersebut.
“Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial bagi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan masjid dan fasilitas umum lainnya sangat diperlukan di Samboja Barat,” tambahnya.
Firnadi berkomitmen untuk memperjuangkan perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas publik lainnya, seperti masjid dan sekolah, dalam setiap rapat DPRD Kalimantan Timur. Ia berharap, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, masalah-masalah tersebut bisa segera teratasi demi kesejahteraan masyarakat Samboja Barat.
“Saya akan terus mendorong perbaikan dan pembangunan fasilitas publik agar bisa memberikan manfaat langsung bagi warga Samboja Barat,” tutup Firnadi Ikhsan.(adv/sb-01/dprdkaltim)
Firnadi Ikhsan Soroti Kerusakan Infrastruktur Jalan Antar Desa di Samboja Barat












