DPRD Kaltim

Flyover Muara Rapak Kembali Diusulkan, DPRD Kaltim Dorong Komitmen Bersama Legislator Balikpapan

28
×

Flyover Muara Rapak Kembali Diusulkan, DPRD Kaltim Dorong Komitmen Bersama Legislator Balikpapan

Share this article
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Proyek pembangunan flyover Muara Rapak kembali menjadi sorotan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Balikpapan. Usulan pembiayaan proyek jalan layang tersebut diperkirakan mencapai Rp188 miliar, sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan dan mengurangi kecelakaan di kawasan tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdulloh, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pembangunan flyover yang dinilai krusial bagi kelancaran lalu lintas di Balikpapan. Ia menyebut bahwa meskipun eks Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sempat menyatakan flyover bukan solusi utama, namun rancangan teknis atau DED (Detail Engineering Design) flyover sudah tersedia sejak lama.
“Pak Basuki saat itu memang sempat mengusulkan opsi underpass dan pelebaran jalan. Tapi faktanya, DED flyover sudah ada sejak lama dan belum juga terealisasi hingga kini,” ujar Abdulloh baru-baru ini.
Abdulloh menegaskan, pembangunan infrastruktur skala besar seperti ini tidak bisa hanya mengandalkan APBD Kota Balikpapan, melainkan memerlukan dukungan dana dari APBD Provinsi Kaltim, termasuk kolaborasi dengan anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan.
“Pagu anggaran itu penting. Mau solusi murah atau mahal, intinya ada atau tidak dananya. Kita perlu dorongan dari seluruh anggota dewan Dapil Balikpapan agar bisa mengawal usulan ini,” katanya.
Lebih jauh, politikus Partai Golkar ini juga menyoroti pentingnya sinergi antarlegislator asal Balikpapan, tanpa memandang afiliasi politik. Ia menyebut beberapa proyek strategis lain juga perlu mendapat perhatian seperti coastal road, Jembatan Somber-Kariangau, serta penanggulangan banjir dan peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.
“Semua anggota dewan dari Dapil Balikpapan harus punya komitmen yang sama. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” ujarnya.
Abdulloh menilai, lima tahun ke depan adalah momentum emas bagi Kota Balikpapan, terlebih karena Ketua DPRD Kaltim dan Gubernur Kaltim yang baru merupakan putra daerah Balikpapan. Ia pun optimistis bahwa dengan kekuatan politik yang solid, realisasi proyek-proyek penting dapat tercapai.
“Selama ini Balikpapan selalu mendapat porsi anggaran provinsi yang minim. Ini waktunya kita bangkit dan berjuang bersama untuk membangun kota ini,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *