DPRD Balikpapan

Gasali Sambut Baik Kerjasama SPMB SMP Negeri-Swasta di Balikpapan

59
×

Gasali Sambut Baik Kerjasama SPMB SMP Negeri-Swasta di Balikpapan

Share this article
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Gasali

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – DPRD Kota Balikpapan optimis bahwa proses penerimaan siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP tahun ajaran 2025-2026 dapat berjalan lancar tanpa penyimpangan dan mampu memenuhi kuota siswa secara menyeluruh.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali menyampaikan bahwa meskipun saat ini sekolah negeri masih mengalami keterbatasan daya tampung ruang kelas, pemerintah kota telah menyiapkan solusi melalui kemitraan dengan sekolah swasta.
“Pemkot Balikpapan akan memberikan kemudahan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan dukungan subsidi dari APBD,” ujar politisi Partai Golkar tersebut di Gedung Parlemen Balikpapan, Selasa (1/7/2025).
Gasali menambahkan, kerja sama dengan sekolah swasta merupakan langkah strategis yang terus ditingkatkan setiap tahunnya.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar tidak ada siswa yang tertinggal dalam pendidikan, terutama saat kuota negeri terbatas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gasali menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama dengan Pemkot Balikpapan.
“Sekolah mitra harus turut menjaga kualitas pendidikan karena mereka menerima subsidi dan menjadi bagian dari program sekolah gratis,” tambahnya.
Pada tahun 2025, Pemkot Balikpapan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,9 miliar melalui APBD untuk mendukung siswa yang melanjutkan pendidikan di SMP swasta.
Rincian subsidi tersebut antara lain: Subsidi uang gedung sebesar Rp 1,5 juta per siswa dan Subsidi SPP bulanan sebesar Rp 150 ribu selama 12 bulan.
Program ini akan diberikan kepada 13 SMP swasta yang telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah kota. Mereka ditargetkan untuk menampung sekitar 30 persen lulusan SD, mengingat daya tampung SMP negeri hanya mencakup sekitar 70 persen dari total pendaftar tiap tahun.
Dengan kolaborasi strategis antara pemerintah, DPRD, dan pihak sekolah swasta, diharapkan seluruh siswa lulusan SD di Balikpapan tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala kuota di sekolah negeri.(sb-03).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *