DPRD Kaltim

Gelar Dialog Rakyat di Klandasan Ulu, Yusuf Mustafa Paparkan Tentang Pengawasan Penggunaan APBD

224
×

Gelar Dialog Rakyat di Klandasan Ulu, Yusuf Mustafa Paparkan Tentang Pengawasan Penggunaan APBD

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa dan moderator Drs Sutarno berfoto bersama usai Dialog Rakyat di Kawasan Jalan Cendrawasih, RT 40 Nomor 34 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (27/04/2024).

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim, DR H Yusuf Mustafa SH MH, dari Fraksi Partai Golkar, menggelar “Dialog Rakyat” di Kawasan  Jalan Cendrawasih, RT 40 Nomor 34 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (27/04/2024). Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi moderator Drs H Sutarno.

Anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa menjelaskan, Dialog Rakyat kali ini dengan tema Pengawasan Penggunaan APBD Provinsi Kaltim. Sebab sesuai undang-undang ada tiga fungsi DPRD yakni Legislasi, berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, Anggaran, Kewenangan dalam hal anggaran daerah (APBD) dan Pengawasan, Kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah.

“Dialog rakyat ini merupakan program kami anggota dewan. Jadi mulai hari ini sampai hari senin sebanyak 55 anggota DPRD Kaltim turun ke lapangan berdialog dengan masyarakat bersilaturahmi sekaligus berdiskusi tentang Pembangunan yang dibiayai APBD,” kata suami dari anggota DPRD Balikpapan Hj Suwarni ini.

Sesuai dengan tema dialog, kata Yusuf, setiap kegiatan Pembangunan yang dibiayai APBD Kaltim harus diawasi, ia mencontohkan penambahan fasilitas di RSUD Kanujoso Djatiwibowo perlu diawasi apakah anggaranya benar-benar telah dilaksanakan oleh OPD terkait.

“Jadi banyak program pembangunan fisik yang dibiayai APBD Kaltim perlu diawasi oleh anggota DPRD Kaltim seperti pembangunan jalan, sekolah hingga rumah ibadah,” ujarnya.

Saat dialog sejumlah warga yang hadir menyampaikan beberapa usulan serta wacana pembangunan yang belum terealisasi di antaranya pembangunan flyover atau jembatan layang di simpangan Plaza Rapak, serta beberapa proyek penanggulangan banjir.

Untuk pembangunan flyover Plaza Rapak menurut Yusuf Mustafa pemerintah sedang melakukan kajian dampaknya bagi aktivitas sekitar baik dampak ekonomi maupun sosial. Sedangkan untuk penanggulangan banjir Yusuf Mustafa mempersilakan warga menyurat ke DPRD atau OPD terkait untuk ditindaklajuti. “Silakan aja menyurat ke OPD terkait atau ke DPRD karena prosedurnya seperti itu,” saran Yusuf Mustafa.

Diakhir dialog dilakukan sesi foto bersama anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa, moderator Drs H Sutarno dan peserta dialog.(sb-01)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *