DPRD Balikpapan

H. Yusri Optimis Arus Balik Lebaran 2026 di Balikpapan Lancar

49
×

H. Yusri Optimis Arus Balik Lebaran 2026 di Balikpapan Lancar

Share this article
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan H. Yusri

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – DPRD Kota Balikpapan melalui Komisi III memastikan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dari sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sulawesi berjalan lancar, aman, dan terkendali. Masyarakat diimbau mengatur jadwal perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, menyampaikan bahwa lonjakan penumpang pada arus balik tahun ini diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan kepada wartawan di Gedung Parlemen, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, pihak pengelola pelabuhan telah mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik dengan menyiapkan sistem pelayanan yang optimal serta memperkuat koordinasi lintas sektoral.
“Pengelolaan arus balik sudah dipersiapkan dengan baik, termasuk dukungan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik,” ujarnya.
H. Yusri mengingatkan masyarakat, khususnya penjemput penumpang, agar datang lebih awal ke pelabuhan dan menghindari waktu sandar kapal pada sore hingga malam hari yang biasanya padat.
Ia juga menyarankan agar keluarga menentukan titik temu yang jelas di Pelabuhan Semayang guna menghindari penumpukan massa.
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik, ia mengimbau untuk: Memesan tiket jauh hari sebelumnya, Membawa bekal makanan dan minuman, Bersiap menghadapi antrean serta Memanfaatkan informasi real-time dari pihak terkait.
Selain itu, PT Pelni disebut telah menyiapkan armada tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang agar tidak ada yang tertinggal.
Berdasarkan data dari Pelni dan KSOP, puncak arus balik ke Balikpapan diperkirakan terjadi pada 29–30 Maret 2026.
Gelombang awal arus balik sudah terlihat sejak 26 Maret 2026 dari wilayah Sulawesi, di antaranya melalui: KM Dorolonda dari Pantoloan (Palu), KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang dari Nunukan.
Jumlah penumpang pada fase awal ini tercatat mencapai sekitar 2.900 orang.
Sementara itu, puncak utama arus balik datang dari Pulau Jawa, khususnya Surabaya, melalui: KM Dorolonda dan KM Dobonsolo.
Kedua kapal tersebut diperkirakan masing-masing mengangkut sekitar 2.900 penumpang, sehingga total mencapai sekitar 5.800 penumpang dalam dua hari.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang arus balik Lebaran 2026 mengalami peningkatan sekitar 9–15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus mengantisipasi lonjakan lalu lintas, terutama di akses menuju pelabuhan dan terminal, guna menjaga kelancaran arus balik.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, DPRD Balikpapan optimistis arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan tertib dan terkendali. Masyarakat diharapkan tetap mematuhi imbauan demi kenyamanan dan keselamatan bersama selama perjalanan.(sb-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *