DPRD Balikpapan

Hardiknas 2025, DPRD Balikpapan Tekankan Pemerataan Pendidikan dan Konsistensi Kurikulum

82
×

Hardiknas 2025, DPRD Balikpapan Tekankan Pemerataan Pendidikan dan Konsistensi Kurikulum

Share this article
Anggota DPRD Kota Balikpapan Hj. Iim

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk mengevaluasi arah pembangunan pendidikan nasional. Pada tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” sebagai refleksi dari pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas.
Tema ini ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Nomor: 7441/MDM.A/TU.02.03/2025 tentang Pedoman Peringatan Hardiknas 2025.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Balikpapan, Hj. Iim, menegaskan bahwa pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional. Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN/APBD secara optimal.
“Belajar adalah proses seumur hidup. Pemerintah harus serius memaksimalkan anggaran pendidikan, karena pendidikan adalah fondasi dari pembangunan bangsa,” ujar Hj. Iim, Jumat (2/5/2025).
Ia juga mengkritisi kebijakan pendidikan yang kerap berubah-ubah, khususnya terkait kurikulum. Menurutnya, keberlanjutan dan konsistensi kurikulum sangat penting agar arah dan tujuan pendidikan tidak melenceng.
“Kurikulum sebaiknya dirumuskan secara matang dan tidak mudah diubah setiap kali terjadi pergantian menteri. Ini untuk menjaga kesinambungan visi pendidikan jangka panjang,” jelasnya.
Di sisi lain, Komisi IV DPRD Balikpapan juga menyoroti masih adanya ketimpangan antara jumlah siswa dan kapasitas sekolah, terutama saat transisi dari SD ke SMP dan SMP ke jenjang SMA.
“Keterbatasan lahan memang menjadi kendala di Balikpapan, tapi kami apresiasi pembangunan beberapa sekolah baru yang sudah mulai berjalan,” tambahnya.
Peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian serius. Hj. Iim menyebutkan bahwa guru perlu mendapatkan pelatihan yang relevan, terutama dalam bidang teknologi dan pembelajaran digital, agar proses belajar mengajar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan zaman.
“Transformasi digital dalam pendidikan harus dibarengi dengan penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berbasis teknologi,” tegasnya.
Hardiknas 2025 diharapkan menjadi pemacu semangat bagi semua pihak untuk bersama-sama membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan siap menghadapi tantangan global.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *