KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Harga Bahan Pokok Naik, Sekda Kukar Imbau Masyarakat Belanja Secukupnya

31
×

Harga Bahan Pokok Naik, Sekda Kukar Imbau Masyarakat Belanja Secukupnya

Share this article
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja meskipun harga beberapa komoditas bahan pokok mengalami kenaikan. Ia menegaskan, kondisi ini masih dalam batas yang terkendali, sehingga tidak perlu ada kepanikan berlebihan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli dalam jumlah besar atau berlebihan. Hal ini justru bisa memperburuk situasi. Jika banyak orang membeli secara serentak, stok barang di pasar akan cepat habis, yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga lebih lanjut,” ungkap Sunggono, dalam keterangannya pada Selasa, (25/3/2025).
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan merupakan fenomena tahunan yang biasa terjadi. Meskipun demikian, pemerintah daerah tetap memantau perkembangan harga dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan stabilitas harga di pasar.
“Kenaikan ini bersifat sementara, artinya akan kembali normal setelah permintaan menurun,” lanjut Sunggono.
Sunggono juga menekankan pentingnya pola konsumsi yang bijak, yang dapat membantu menjaga stabilitas harga. Jika masyarakat membeli barang sesuai dengan kebutuhan, distribusi barang akan terjaga dan tidak ada spekulasi harga yang merugikan.
Pemkab Kukar telah melakukan sejumlah upaya untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di pasar. Beberapa langkah yang diambil antara lain inspeksi pasar secara rutin, koordinasi dengan distributor, dan mengadakan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami bekerja sama dengan pelaku usaha dan distributor untuk memastikan stok barang tetap aman dan harga tidak melonjak tinggi. Selain itu, kami juga akan mengadakan operasi pasar murah di beberapa titik strategis sebagai langkah antisipasi,” tambahnya.
Pemerintah daerah juga menginstruksikan dinas terkait untuk terus memantau harga pasar dan memastikan tidak ada praktik spekulasi harga yang merugikan konsumen.
Beberapa warga Tenggarong mengaku tetap berhati-hati dalam berbelanja meskipun ada lonjakan harga. Salah satunya, Siti, seorang ibu rumah tangga yang menyatakan bahwa ia tetap berbelanja sesuai kebutuhan sehari-hari dan tidak membeli dalam jumlah besar.
“Saya yakin harga akan kembali normal. Pemerintah juga sudah memastikan stok aman, jadi saya tidak panik,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Rudi, seorang pedagang sembako di pasar tradisional. Menurutnya, kenaikan harga sering terjadi karena peningkatan permintaan yang tinggi, terutama menjelang hari besar.
“Jika masyarakat membeli sesuai kebutuhan, kenaikan harga tidak akan terlalu signifikan. Sebaliknya, kalau banyak yang membeli dalam jumlah besar, stok di pasar akan cepat habis dan harga pasti akan naik,” jelas Rudi.
Pemkab Kukar berharap agar masyarakat dapat mengontrol pola belanja mereka untuk menjaga stabilitas harga dan menghindari kepanikan yang tidak perlu.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *