SAMARINDA, suarabalikpapan.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Henry Pailan Tandi Pajung, menilai bahwa rencana pembangunan jalan tol Samarinda-Bontang-Kutim yang disampaikan pemerintah pusat belum menjadi prioritas utama. Menurutnya, infrastruktur jalan di Kalimantan Timur, khususnya di jalur Samarinda-Bontang-Kutim, masih banyak yang perlu dibenahi dan harus menjadi perhatian utama terlebih dahulu.
Dalam wawancaranya di Samarinda, Henry mengungkapkan bahwa sejumlah proyek infrastruktur jalan di kawasan ini masih belum optimal. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan ini harus menjadi fokus, mengingat masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Mengenai rencana pembangunan jalan tol Samarinda-Bontang-Kutim yang tengah dibahas oleh pemerintah pusat, Henry Pailan menilai bahwa proyek tersebut belum menjadi hal yang urgent saat ini. Salah satu alasan utamanya adalah volume kendaraan yang masih terbilang rendah di jalur tersebut, sehingga pembangunan jalan tol belum mendesak.
“Jalan tol itu belum perlu dibangun sekarang. Volume kendaraan yang ada saat ini belum terlalu padat. Yang perlu dilakukan adalah perbaikan dan pelebaran jalan yang sudah ada, agar akses antar kota dan kabupaten lebih lancar. Anggaran untuk perbaikan jalan ini akan terus kita perjuangkan,” ujar Henry.
Anggota DPRD Kaltim ini menegaskan bahwa solusi jangka pendek yang paling efektif untuk mengatasi masalah infrastruktur jalan di Kaltim adalah dengan melakukan perbaikan dan pelebaran jalan yang ada, bukan justru memulai proyek pembangunan jalan tol yang membutuhkan anggaran lebih besar. Diharapkan, dengan perbaikan yang lebih menyeluruh, masalah kemacetan dan rusaknya jalan di jalur penghubung antar kabupaten ini dapat segera teratasi.
“Untuk jangka pendek, perbaikan dan pelebaran jalan lebih tepat dilakukan agar mobilitas masyarakat dan barang di Kaltim semakin lancar,” tambahnya.(adv/sb-01/dprdkaltim)
Henry Pailan Menilai Pembangunan Tol Samarinda-Bontang-Kutim Belum Urgen, Perbaikan Jalan Lebih Prioritas












