DPRD Balikpapan

Hj Kasmah Dorong Pembangunan Flyover Muara Rapak Balikpapan untuk Atasi Kemacetan

243
×

Hj Kasmah Dorong Pembangunan Flyover Muara Rapak Balikpapan untuk Atasi Kemacetan

Share this article
Anggota DPRD Balikpapan Hj Kasmah

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara, Hj Kasmah, kembali mendorong pembangunan flyover di kawasan turunan Muara Rapak, Balikpapan Utara. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang terus meningkat setiap tahun.
Menurut Kasmah, pertumbuhan jumlah penduduk turut berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di kawasan tersebut, sehingga sering memicu kemacetan.
“Arus lalu lintas di kawasan Muara Rapak semakin padat setiap tahun. Ini salah satu faktor utama yang menyebabkan kemacetan,” ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (6/3/2026).
Kawasan Muara Rapak merupakan salah satu titik lalu lintas tersibuk di Balikpapan. Jalur ini menjadi penghubung utama menuju sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Pada momen-momen tertentu seperti menjelang hari besar keagamaan, termasuk Lebaran, kepadatan kendaraan meningkat signifikan. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang, terutama pada jam-jam sibuk.
“Menjelang Lebaran tahun ini terlihat bahwa kondisi lalu lintas masih belum optimal. Antrean kendaraan sering terjadi di jam sibuk,” jelas politisi dari Fraksi Partai Golkar tersebut.
Kasmah mengakui bahwa rencana pembangunan flyover masih menghadapi kendala, salah satunya kebijakan pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Akibat kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan memiliki keterbatasan dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur berskala besar.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa usulan pembangunan flyover tetap harus diperjuangkan, terutama jika kondisi keuangan daerah sudah membaik di masa mendatang.
Selain mendorong pembangunan infrastruktur, Kasmah juga mengingatkan para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan turunan dan tanjakan Muara Rapak, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Ia meminta masyarakat mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Dalam rekayasa tersebut, badan jalan dibagi menjadi dua jalur. Jalur kanan diperuntukkan bagi kendaraan besar seperti tronton dan truk gandeng, sedangkan jalur kiri digunakan oleh kendaraan roda empat dan roda dua.
“Pengguna jalan diharapkan mengikuti aturan tersebut agar potensi kecelakaan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Flyover atau jalan layang merupakan struktur jalan yang dibangun melayang di atas jalur lalu lintas lain, seperti persimpangan padat atau perlintasan tertentu tanpa menyentuh permukaan tanah.
Keberadaan flyover dinilai mampu mengurai kemacetan, meningkatkan efisiensi waktu perjalanan, serta memisahkan arus kendaraan agar lalu lintas menjadi lebih lancar dan aman.
Dengan kondisi lalu lintas yang semakin padat di kawasan Muara Rapak, pembangunan flyover dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan kelancaran mobilitas di Balikpapan dan sekitarnya.(sb-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *