BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melalui Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan. Rapat ini membahas langkah antisipasi lonjakan harga sembilan bahan pokok (sembako) yang kerap terjadi menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1448 Hijriah.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Jafar Sidiq, mengatakan bahwa kenaikan harga sembako menjelang Ramadan dan Lebaran menjadi persoalan rutin yang harus diantisipasi lebih awal. Oleh karena itu, DPRD mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera mengambil langkah konkret.
“DPRD meminta Disdag dan OPD terkait segera menindaklanjuti pelaksanaan gerakan pangan murah serta bersinergi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),” ujar Jafar Sidiq saat ditemui di ruang Fraksi PKS DPRD Balikpapan, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, pemantauan harga di pasar harus dilakukan secara intensif agar pemerintah memiliki kepastian bahwa harga sembako tetap terkendali. Pasalnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan kenaikan harga kerap terjadi jauh sebelum Lebaran.
Selain itu, Jafar juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap distributor dan pemasok agar tidak menahan barang yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.
“Kami mendorong agar distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tidak ada pihak yang menimbun barang. Ini penting untuk mendukung pengendalian inflasi di daerah,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Legislator dari daerah pemilihan Balikpapan Utara itu optimistis ketersediaan stok pangan hingga menjelang Lebaran 2026 masih dapat terpenuhi. Ia berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga.
Jafar juga mengimbau para pedagang agar tidak memanfaatkan momentum Ramadan dan tingginya permintaan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.
“Kami berharap pedagang tetap menjaga stabilitas harga demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.(sb-03)
Jelang Ramadan 2026, DPRD Balikpapan Minta Disdag Redam Lonjakan Harga Sembako












