KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Kecamatan Loa Janan Dorong Pengembangan UMKM di Kutai Kartanegara

33
×

Kecamatan Loa Janan Dorong Pengembangan UMKM di Kutai Kartanegara

Share this article
Kecamatan Loa Janan di Kutai Kartanegara berfokus pada pengembangan UMKM melalui pendampingan perusahaan dan dukungan pemerintah.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Kecamatan Loa Janan, yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya untuk meningkatkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai desa. Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menyatakan bahwa perkembangan UMKM di wilayah ini mengalami kemajuan signifikan berkat adanya program pendampingan dari perusahaan serta dukungan aktif dari pemerintah daerah.
Menurut Hery Rusnadi, UMKM di beberapa desa seperti Bakungan, Tani Harapan, dan Batuah menunjukkan pertumbuhan pesat. Hal ini tidak lepas dari program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut.
“Kami mendapatkan pendampingan dari perusahaan dalam pengembangan produk UMKM, mulai dari kuliner, konveksi, hingga produk lainnya. Sebagai contoh, di Desa Tani Harapan terdapat usaha sablon dan jahit pakaian, sementara di Desa Purwajaya berkembang produksi obat herbal berbahan dasar kunyit hitam,” ungkap Hery pada Sabtu (29/3/2025).
Meskipun saat ini belum ada satu produk unggulan yang spesifik, Kecamatan Loa Janan tetap mendorong setiap desa untuk mengembangkan produk khas mereka masing-masing. Hery menambahkan, hal ini bertujuan agar setiap desa memiliki identitas produk yang dapat dikenal luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kami ingin setiap desa memiliki produk unggulan yang dapat dikenal luas. Misalnya, di Desa Purwajaya ada pengolahan kunyit hitam, sementara di desa lain terdapat produk ikan asap dan kemasan lada di Rane Harapan. Kami saat ini masih dalam tahap pendampingan agar produk-produk ini bisa berkembang lebih baik,” tambah Hery.
Secara keseluruhan, sektor UMKM di Kecamatan Loa Janan lebih didominasi oleh usaha rumahan ketimbang industri skala besar. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan agar para pelaku UMKM bisa berkembang lebih maju.
Hery menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara, melalui dinas terkait, telah memberikan berbagai bentuk bantuan. Mulai dari pembinaan hingga penyediaan peralatan produksi untuk para pelaku usaha lokal.
“Dinas Koperasi dan UMKM, misalnya, telah memberikan bantuan peralatan produksi kepada beberapa pelaku UMKM. Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga memberikan pelatihan serta bantuan alat kepada ibu-ibu yang tergolong miskin agar dapat meningkatkan kesejahteraannya melalui usaha mandiri,” jelas Hery.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh para pelaku UMKM di Loa Janan adalah pemasaran produk mereka. Meskipun banyak pelaku UMKM yang telah memiliki modal, akses ke pasar yang luas dan berkelanjutan masih menjadi hambatan utama.
“Permodalan sudah mulai teratasi berkat adanya program Kredit Kukar Idaman yang memungkinkan pelaku usaha mengakses pinjaman dengan mudah. Namun, yang lebih penting saat ini adalah bagaimana memastikan produk-produk mereka memiliki pasar yang stabil dan berkelanjutan. Hal ini menjadi fokus utama kami ke depan,” tutup Hery.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *