DPRD Balikpapan

Ketua DPRD Balikpapan Soroti Kesenjangan Pendidikan di Hardiknas 2025, Minta Tambah Ruang Belajar

55
×

Ketua DPRD Balikpapan Soroti Kesenjangan Pendidikan di Hardiknas 2025, Minta Tambah Ruang Belajar

Share this article
Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al-Qadri

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com — Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al-Qadri, mengajak masyarakat untuk kembali merefleksikan makna Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 sebagai momen penting menghargai jasa para pahlawan pendidikan, khususnya Ki Hajar Dewantara.
Alwi menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk menciptakan generasi muda yang merdeka secara intelektual dan sosial.
“Kita harus mengingat perjuangan luar biasa Ki Hajar Dewantara, yang melawan penjajahan bukan dengan senjata, tapi dengan ilmu pengetahuan dan semangat yang tak pernah padam,” ujar Alwi kepada awak media usai mengikuti upacara Hardiknas di Balikpapan, Jumat (2/5/2025).
Dalam kesempatan itu, Alwi Al-Qadri juga memberikan apresiasi terhadap program bantuan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota Balikpapan. Program ini menyediakan tiga set seragam untuk siswa baru, yang dinilainya sangat meringankan beban ekonomi keluarga.
“Bantuan seragam ini penting agar tidak ada anak-anak di Balikpapan yang putus sekolah hanya karena masalah biaya,” katanya.
Kritik terhadap Sistem Zonasi dan Keterbatasan Ruang Belajar
Namun demikian, Alwi tak menutup mata terhadap permasalahan klasik yang masih terjadi di dunia pendidikan, yaitu keterbatasan ruang belajar (rumbel) di beberapa kecamatan. Ia menilai sistem zonasi sering kali membuat siswa tidak tertampung di sekolah negeri yang ada di wilayahnya.
“Dulu, siswa dari Balikpapan Barat masih bisa sekolah di wilayah lain seperti Balikpapan Tengah. Tapi sekarang, sistem zonasi membatasi itu. Sementara jumlah sekolah di wilayah tertentu tidak mencukupi,” jelasnya.
Untuk mengatasi persoalan ini, Alwi menyatakan akan memanggil Dinas Pendidikan Kota Balikpapan guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi sekolah di tiap kecamatan.
“Saya akan minta data akurat dari dinas. Kecamatan mana saja yang sudah tidak mampu menampung murid baru, harus segera diprioritaskan untuk pembangunan sekolah baru,” tegasnya.
Sebagai bentuk motivasi, Alwi juga mendorong agar Pemkot Balikpapan memberikan penghargaan kepada siswa-siswa berprestasi. Hal ini dianggap penting untuk menumbuhkan semangat belajar di kalangan pelajar dan meningkatkan citra pendidikan Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Anak-anak Balikpapan banyak yang berprestasi. Mereka layak diberi penghargaan sebagai contoh dan motivasi bagi teman-temannya,” tutup Alwi.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *