DPRD Kaltim

Ketua DPRD Kaltim Dorong Reformulasi PAD: Optimalkan Potensi SDA dan Perkuat UMKM

35
×

Ketua DPRD Kaltim Dorong Reformulasi PAD: Optimalkan Potensi SDA dan Perkuat UMKM

Share this article
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mendorong reformulasi strategi PAD dengan menggarisbawahi pentingnya hilirisasi SDA, penguatan UMKM, dan pembenahan BUMD demi menuju Kaltim Emas 2045.

JAKARTA,suarabalikpapan.com – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, mendorong dilakukannya reformulasi strategi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal, terutama dari sektor pertambangan dan migas.
Hal ini disampaikannya dalam Executive Meeting bertema “Kolaborasi dan Akselerasi Sektor Pertambangan dan Migas dalam Mendukung Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” yang digelar di Jakarta pada Kamis, (26/7/2025).
Dalam forum strategis tersebut, Hasanuddin menyoroti ketimpangan antara kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kalimantan Timur dengan kontribusi PAD yang diperoleh. Menurutnya, diperlukan sinergi lintas sektor antara legislatif, eksekutif, dan pelaku industri agar kebijakan yang dilahirkan dapat berdampak langsung pada pendapatan daerah.
“Reformulasi ini penting agar kita tidak hanya jadi penonton atas kekayaan kita sendiri. Harus ada sinergi nyata agar PAD mencerminkan potensi daerah yang sesungguhnya,” tegas Hasanuddin.
Salah satu strategi kunci yang disampaikan Hasanuddin adalah akselerasi hilirisasi sumber daya alam. Ia menekankan bahwa pemrosesan hasil tambang dan migas di dalam daerah akan memberikan nilai tambah yang lebih besar dibanding hanya mengekspor dalam bentuk mentah.
Selain itu, penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi sorotan utama. Hasanuddin menilai UMKM merupakan fondasi penting dalam pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan yang mampu memperluas basis ekonomi lokal.
Hasanuddin juga menegaskan pentingnya pembenahan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia menekankan bahwa BUMD harus dikelola dengan prinsip profesionalisme, transparansi, serta keberpihakan pada kepentingan daerah.
“BUMD harus jadi garda terdepan dalam menggerakkan ekonomi daerah. Bukan malah menjadi beban APBD, tapi justru mampu berkontribusi nyata bagi pertumbuhan,” ujarnya.
Menuju Kalimantan Timur yang Mandiri dan Kompetitif
Reformulasi strategi PAD yang dikampanyekan Hasanuddin merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Kalimantan Timur sebagai provinsi mandiri, kuat secara fiskal, dan kompetitif dalam menghadapi era Generasi Emas 2045.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat integrasi kebijakan ekonomi daerah agar Kaltim mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan secara berkelanjutan dan inklusif.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *