DPRD Paser

Ketua DPRD Sampaikan Hasil Analisis Pokok-Pokok Pikiran

32
×

Ketua DPRD Sampaikan Hasil Analisis Pokok-Pokok Pikiran

Share this article
Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi saat menyampaikan hasil penelaahan Pokir DPRD Paser di Ballroom Hotel Kriyad Sadurengas, pada Kamis (30/3/2023).

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Guna mewujudkan pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 Pasal 178 Ayat 1, Ayat 5 dan Ayat 6, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi menyampaikan hasil penelaahan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Paser saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Paser tahun 2024, di Ballroom Hotel Kriyad Sadurengas, pada Kamis (30/3/2023).

“Sebagai salah satu pelaksanaan fungsi lembaga DPRD Paser untuk melaksanakan pembangunan daerah, maka DPRD Paser harus menyampaikan hasil penelaahan Pokir yang merupakan kajian permasalahan pembangunan daerah yang diperoleh DPRD berdasarkan rapat hasil penyerapan aspirasi melalui reses,” kata Hendra Wahyudi, disela-sela kegiatan.
Penyampaian hasil penelaahan Pokir DPRD Kabupaten Paser, kata Hendra Wahyudi merupakan penyampaian secara simbolis, pasalnya penyampaian penelaahan Pokir telah dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Secara riilnya kami sudah menyelesaikan penginputan Pokir DPRD Paser melalui aplikasi SIPD 23 Maret 2023 lalu,”akunya. Ia menjelaskan, adapun hasil data penelaahan Pokir DPRD Paser berdasarkan pada jumlah usulan yang diterima masing-masing Fraksi, untuk Fraksi PKB sebanyak 443 usulan, Golkar 619 usulan, Demokrat 449 usulan, PDIP 256 usulan, Gerindra 315 Usulan dan Nasdem 180 usulan. “Setiap usulan yang telah masuk dalam SIPD, merupakan hasil pembahasan dan telah dari setiap usulan yang masuk dalam Pokir DPRD Paser,” jelasnya.
Dijelaskan, pada usulan dalam bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup, dari hasil penelaahan Pokir para anggota DPRD  Paser terdapat 1.435 usulan dari total 2.262 usulan atau 63,44 persen dari total usulan, diantaranya banyaknya kerusakan jalan, dan tidak semua wilayah memiliki jaringan jalan yang menghubungkan antar desa (konektivitas), tidak lancarnya drainase, terbatasnya akses air bersih bagi masyarakat, kurang tersedianya sarana penampung air bersih, tidak adanya akses penghubung jalan berupa jembatan dan gorong-gorong, serta kurangnya sarana dan prasarana persampahan.
“Semua usulan tersebut meliputi seluruh desa serta Kecamatan di Paser,” ujarnya.
Sedangkan dalam bidang perekonomian, lanjut Hendra, dari hasil penelaahan Pokir anggota DPRD Paser terdapat 466 usulan dari total 2.262 usulan atau 20,60 persen dari total usulan. Usulan tersebut diantaranya rendahnya fasilitasi kemitraan bagi UKM, kurangnya sarana dan prasarana produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, masih rendahnya kompetensi dan keterampilan masyarakat untuk melakukan wirausaha.
Sedangkan untuk bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dari hasil penelaahan Pokir anggota DPRD Paser terdapat 120 usulan dari total 2.262 usulan atau 5,31 persen dari total usulan. Penelaahan para anggota DPRD Paser yaitu kurangnya sarana dan prasarana penunjang peningkatan kualitas pendidikan dan utilitas sekolah, masih rendahnya kelayakan sarana dan prasarana Kesehatan, masih rendahnya kapasitas dan keterampilan masyarakat.
Sedangkan untuk bidang Pemerintahan, dari hasil penelaahan Pokir anggota DPRD Paser terdapat 241 usulan dari total 2.262 usulan atau 10,65 persen dari total usulan. Adapun hasil penelaahan Pokir anggota DPRD Paser yaitu masih rendahnya kelayakan beberapa rumah ibadah, masih belum tersedianya sarana dan prasarana rumah ibadah, masih kurangnya sarana dan prasarana bagi kelompok pengajian. Ia berharap Penyusunan RKPD Kabupaten Paser Tahun 2024 bisa dilakukan secara sistematis dan efektif sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Paser. Diperlukan koordinasi, integrasi dan kolaborasi antara pelaku pembangunan baik itu pemerintah, swasta, maupun masyarakat di daerah.
“Jika hal tersebut telah dilakukan akan terwujud pembangunan yang berkelanjutan, terpadu dan terarah dalam jangka panjang,”harapnya.(sb-06)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *