DPRD Kaltim

Komisi IV DPRD Kaltim Soroti CSR, Ketenagakerjaan, dan Keselamatan Kerja di PT KFI

41
×

Komisi IV DPRD Kaltim Soroti CSR, Ketenagakerjaan, dan Keselamatan Kerja di PT KFI

Share this article
Komisi IV DPRD Kaltim melakukan kunjungan ke PT Kalimantan Ferro Industry di Kukar. Soroti realisasi CSR, keselamatan kerja, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap aktivitas industri di wilayahnya, termasuk dalam hal realisasi program Corporate Social Responsibility (CSR), keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan.
Hal ini tercermin dalam kunjungan kerja mereka ke PT Kalimantan Ferro Industry (KFI), sebuah perusahaan smelter nikel yang beroperasi di Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis (19/6/2025).
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis, menyoroti kurangnya keterbukaan informasi dari pihak perusahaan. Ia mengungkapkan bahwa meskipun surat kunjungan sudah dikirimkan tiga hari sebelumnya, pihak PT KFI tidak menunjukkan kesiapan dalam menyambut delegasi DPRD.
“Kami tidak diberikan akses untuk meninjau langsung ke dalam area industri dengan alasan belum ada surat izin keselamatan. Ini menunjukkan minimnya kesiapan dan keterbukaan perusahaan,” ujar Darlis.
Ia juga menekankan bahwa sejak berdiri pada tahun 2023, PT KFI telah mengalami dua kali insiden kebakaran yang menewaskan beberapa pekerja, termasuk tenaga kerja asing. Kejadian ini menjadi sorotan serius DPRD dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
“Kami mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim untuk melakukan pembinaan dan pengawasan lebih ketat,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV lainnya, Sarkowi V Zahry, menyoroti buruknya infrastruktur jalan menuju kawasan industri. Menurutnya, hal ini menunjukkan masih lemahnya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Kami ingin mengetahui apakah PT KFI memiliki program nyata untuk memperbaiki akses jalan dan fasilitas umum di sekitar lokasi industri,” ujarnya tegas.
Senada dengan itu, Agus Aras, anggota Komisi IV lainnya, menyoroti ketidakjelasan arah program CSR perusahaan. Ia menyayangkan ketidaksiapan manajemen dalam menjelaskan roadmap CSR secara strategis.
“Ke depan, kami akan jadwalkan kunjungan lanjutan untuk pendalaman langsung di lapangan,” ujar Agus.
Kunjungan ini juga dihadiri oleh anggota Komisi IV DPRD Kaltim lainnya, seperti Fadly Imawan dan Darlis Pattalongi. Mereka menyampaikan harapan agar industri di Kalimantan Timur tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial, transparansi, dan keberlanjutan lingkungan.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *