
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com–Komisi IV DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan sekaligus bersilaturahmi dan membahas program kerja di tahun 2022, kegiatan tersebut di lakukan pada Rabu (6/4/2022) siang.
Ketua Komisi IV DPRD kota Balikpapan, Doris Eko Rian Desyanto mengatakan, setiap tahun dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), selalu dihadapkan dengan masalah kurangnya daya tampung atau kuota sekolah khususnya SMP negeri.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada tahun ini Pemkot Balikpapan telah membangun 2 Sekolah baru sekaligus yakni SMPN 25 Balikpapan di Balikpapan Barat dan SMPN 24 Balikpapan di Balikpapan Utara. “Hal tersebut dilakukan Pemkot untuk menambah jumlah kuota atau daya tampung pada saat penerimaan siswa baru yang selama ini kuotanya tidak mencukupi dengan jumlah siswa yang ada di SMP negeri,”ujar Doris usai RDP bersama Disdikbud Balikpapan, di Gedung Parlemen Balikpapan, pada Rabu (6/4/2022) siang.
Terkait lokasi dua sekolah baru tersebut yakni SMPN 24 Balikpapan di Balikpapan Utara membuka 4 ruang belajar (rumbel). Sedangkan SMPN 25 Balikpapan di Balikpapan Barat membuka 4 rumbel. “Mudah–mudahan dengan adanya tambahan pembangunan sekolah baru ini dapat mengatasi kekurangan rumbel saat PPDB SMP negeri setiap tahun,” harap anggota DPRD Dapil Balikpapan Kota ini.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Purnomo, mengatakan, RDP kali ini membahas bagaimana mekanisme PPDB tahun ini sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. “Yang jelas sampai saat ini daya tampung SMP negeri di Balikpapan tidak bisa menerima seluruh lulusan SD setiap tahun yang mencapai kurang lebih 12 ribu sementara daya tampung SMP negeri di Balikpapan hanya sekitar 6 ribuan. Jadi sekitar 50 persen belum tertampung di SMP negeri, kecuali ditampung oleh SMP swasta baru cukup,” pungkas Purnomo.(sb-02)












