KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Kukar Gelar BBGRM 2025 di Kota Bangun, Dorong Partisipasi Warga Bangun Desa Lewat Gotong Royong

27
×

Kukar Gelar BBGRM 2025 di Kota Bangun, Dorong Partisipasi Warga Bangun Desa Lewat Gotong Royong

Share this article
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar Arianto

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyelenggarakan program tahunan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) pada tahun 2025. Kegiatan ini akan dipusatkan di Kecamatan Kota Bangun dan dijadwalkan berlangsung pada 22 Mei 2025 mendatang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan bahwa BBGRM bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, program ini merupakan strategi konkret untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan sosial utama dalam pembangunan desa.
“BBGRM adalah upaya nyata mendorong masyarakat terlibat aktif membangun dari bawah. Ini bukan hanya rutinitas tahunan,” jelas Arianto, Senin (28/4/2025).
DPMD Kukar telah melakukan sosialisasi dan kunjungan ke berbagai desa untuk menilai pelaksanaan kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh warga. Penilaian mencakup kontribusi tenaga, konsumsi, hingga material bangunan yang kemudian dikonversi ke dalam nilai ekonomi.
Langkah ini dilakukan agar kontribusi warga bisa dihitung secara objektif dan menjadi indikator keberhasilan desa dalam menghidupkan kembali semangat gotong royong.
Sebagai bentuk dukungan terhadap BBGRM 2025, Pemerintah Kabupaten Kukar mengalokasikan dana sebesar Rp50 juta untuk setiap desa dan kelurahan. Berdasarkan kebijakan Bupati Kukar, sedikitnya 15 persen dari dana tersebut wajib dialokasikan untuk kegiatan gotong royong.
“Kontribusi warga tak harus dalam bentuk uang. Tenaga, bahan bangunan, atau konsumsi juga sangat berarti dan kami apresiasi,” tambah Arianto.
Lebih jauh, Arianto menyampaikan bahwa keberlangsungan kegiatan gotong royong di tingkat RT dan dusun yang dilakukan secara berkala akan menjadi indikator keberhasilan utama dalam BBGRM. Kegiatan ini juga ditujukan untuk memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab warga terhadap lingkungan mereka.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, BBGRM 2025 diharapkan menjadi pemicu lahirnya desa mandiri, berdaya saing, dan tetap menjaga solidaritas sosial masyarakat Kukar di tengah perkembangan zaman.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *