KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Kukar Tuan Rumah Peringatan Harganas ke-32, Hadirkan Beragam Kegiatan untuk Keluarga

119
×

Kukar Tuan Rumah Peringatan Harganas ke-32, Hadirkan Beragam Kegiatan untuk Keluarga

Share this article
Sekertaris DP2KB Kukar Mastukhah

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ditetapkan sebagai tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan akbar ini akan berlangsung pada 30–31 Agustus 2025 di dua lokasi, yakni Halaman Kantor Bupati Kukar dan Taman Tanjong Tenggarong, serta diikuti oleh 10 kabupaten/kota se-Kaltim.
Sekretaris Dinas Perlindungan Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar, Mastukhah, menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan Harganas ke-32 telah memasuki tahap akhir. Berbagai aspek, mulai dari teknis, susunan acara, koordinasi lintas sektor, hingga dukungan sarana dan prasarana, telah dipastikan siap.
“Kita memiliki Indeks Kinerja Utama dan Program Quick Win Kementerian Bangga Kencana dari BKKBN. Rangkaian kegiatan nantinya akan dihadiri langsung Menteri BKKBN. Agenda meliputi peninjauan bedah rumah lansia, lomba-lomba, safari subuh, pemberian doorprize, bantuan kepada keluarga berisiko stunting, pelayanan KB, pelayanan kesehatan lansia, posyandu, hingga Bina Keluarga Balita (BKB),” jelas Mastukhah, Rabu (20/8/2025).
Ia menambahkan, sebenarnya Kukar telah ditunjuk sebagai tuan rumah sejak 2021. Namun, pelaksanaan saat itu tertunda karena pandemi Covid-19. Baru pada 2024, Kukar kembali ditetapkan sebagai tuan rumah, dan kini siap menjadi pelaksana peringatan Harganas.
“Persiapan tentu kami maksimalkan meski terkendala efisiensi anggaran. Hal ini tidak hanya terjadi di Kukar, tetapi juga di sembilan kabupaten/kota lainnya. Namun, keterbatasan itu tidak akan mengurangi substansi dan makna dari kegiatan Harganas,” ujarnya.
Mastukhah berharap momentum Harganas ke-32 dapat menjadi ajang kebersamaan masyarakat Kukar untuk memperkuat ikatan keluarga sekaligus menekan angka stunting.
“Harapan kami, mari masyarakat Kukar berbondong-bondong hadir, bersilaturahmi, serta meningkatkan kualitas keluarga. Dengan pola asuh yang benar, keluarga yang sehat, dan lingkungan yang kondusif, maka kasus stunting dapat ditekan,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *