KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Kukar Tuan Rumah Rakorda Kominfo Kaltim 2025, Dorong Pemerataan Akses Digital hingga Desa

58
×

Kukar Tuan Rumah Rakorda Kominfo Kaltim 2025, Dorong Pemerataan Akses Digital hingga Desa

Share this article
Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi tuan rumah Rakorda Kominfo se-Kalimantan Timur 2025.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian se-Kalimantan Timur Tahun 2025, yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis, (15/5/2025), di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong.
Dalam sambutannya, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kukar, Dafip Haryanto, menyampaikan komitmen Pemkab Kukar untuk mempercepat transformasi digital yang merata hingga pelosok desa. Menurutnya, konektivitas internet merupakan elemen krusial dalam pembangunan sektor pendidikan, UMKM digital, layanan publik, hingga ekonomi kreatif.
“Konektivitas bukan sekadar persoalan teknis, tetapi kebutuhan dasar. Ketimpangan akses informasi dapat menyebabkan ketimpangan kesejahteraan,” tegas Dafip.
Ia juga menyoroti tantangan di lapangan, seperti lemahnya sinyal dan keterbatasan perangkat digital, terutama di wilayah pedesaan. Meski begitu, Dafip menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah provinsi dan pihak swasta sebagai motor penggerak dalam pemerataan infrastruktur digital.
Rakorda ini menjadi wadah strategis bagi seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur untuk berbagi praktik baik, menjalin sinergi, serta merumuskan solusi konkret dalam upaya membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami ingin tidak ada satu pun desa yang tertinggal dalam akses informasi. Semua harus merasakan manfaat dari era digital,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, berharap agar Rakorda mampu mengidentifikasi hambatan utama dalam pelaksanaan program internet gratis di desa.
“Sinergi antara Pemprov dan Diskominfo kabupaten/kota sangat dibutuhkan. Perjanjian kerja sama (PKS) telah kami tandatangani sebagai bentuk komitmen bersama,” kata Sri Wahyuni.
Ia juga menyampaikan bahwa untuk menjawab tantangan minimnya pasokan listrik di beberapa desa, Pemprov telah menyiapkan alternatif energi tenaga surya. Sementara itu, untuk jaringan internet, beberapa opsi yang akan digunakan mencakup fiber optik, layanan Telkom, dan Starlink. Pendekatan yang fleksibel dan menyesuaikan kondisi masing-masing desa menjadi kunci percepatan pemerataan akses digital.
Dafip Haryanto menambahkan bahwa Kukar siap berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota lain, sektor swasta, dan akademisi dalam membangun generasi muda yang melek teknologi dan kompetitif secara global.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Rakorda, dan mohon maaf atas kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” tutup Dafip.
Dengan semangat kolaboratif dan komitmen pemerataan digital, Rakorda Kominfo 2025 diharapkan dapat menjadi titik balik bagi transformasi digital menyeluruh di Kalimantan Timur, terutama bagi desa-desa terpencil yang selama ini tertinggal dalam akses informasi dan teknologi.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *