KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Loa Kulu Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Modern dan Retail Nasional

54
×

Loa Kulu Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Modern dan Retail Nasional

Share this article
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu aktif mendorong UMKM lokal agar masuk pasar modern.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kecamatan Loa Kulu terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu bersaing di pasar modern. Camat Loa Kulu, Ardiansyah, bersama Pelaksana Tugas Sekretaris Camat, Khairuddianata, menegaskan komitmen mereka untuk mendorong produk desa agar dikenal lebih luas.
Menurut Khairuddianata, perkembangan UMKM di sejumlah desa dalam wilayah Loa Kulu menunjukkan tren yang menggembirakan. Beberapa desa seperti Loh Sumber dan Ponoragan telah berhasil menghasilkan berbagai produk makanan ringan, seperti aneka keripik, yang kini mulai diminati hingga ke luar daerah.
“Perkembangannya cukup baik dan menunjukkan progres yang positif. Produk-produk seperti keripik dari desa Loh Sumber sudah dipesan konsumen luar daerah,” ungkap Khairuddianata, Senin (5/5/2025).
Desa lainnya, seperti Jonggon dan Jombayan, juga memiliki produk unggulan masing-masing. Namun, tantangan utama yang dihadapi para pelaku UMKM adalah strategi pemasaran yang masih konvensional. Sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan belum banyak menjangkau pasar ritel modern.
Guna mengatasi tantangan tersebut, pemerintah kecamatan aktif membawa produk UMKM dalam berbagai pameran dan event promosi, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Salah satu inisiatif yang diapresiasi adalah program “Merunduk: Membangun Produk Unggulan”, yang secara khusus dirancang untuk mengenalkan potensi lokal ke tingkat yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, program Merunduk berhasil masuk 10 besar di tingkat kabupaten bersama Kota Samarinda. Ini bukti komitmen kami dalam membina UMKM,” kata Khairuddianata.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berharap pelaku UMKM bisa memanfaatkan peluang pasar modern, seperti minimarket dan toko retail, untuk meningkatkan daya saing dan nilai jual produk. Dukungan dari pemerintah desa dan kolaborasi dengan sektor swasta juga dianggap krusial dalam membuka akses pasar yang lebih luas.
“Kami ingin produk lokal Loa Kulu bisa benar-benar ‘go public’. Tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tapi juga bisa bersaing secara regional bahkan nasional,” pungkasnya.
Kecamatan Loa Kulu terus mengembangkan strategi pembinaan dan promosi UMKM, dengan harapan UMKM lokal tidak hanya tumbuh, tapi juga bertransformasi sebagai pemain utama dalam rantai pasok pasar modern.(adv).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *