KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Loa Tebu Fokus Kembangkan Pertanian Hortikultura dan Perikanan Air Tawar

37
×

Loa Tebu Fokus Kembangkan Pertanian Hortikultura dan Perikanan Air Tawar

Share this article
Lurah Loa Tebu Rahimudin

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Kelurahan Loa Tebu di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus memperkuat posisinya sebagai wilayah strategis dalam pengembangan pertanian hortikultura dan perikanan air tawar. Di bawah kepemimpinan Lurah Rahimudin, berbagai program digalakkan guna memaksimalkan potensi lokal dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Potensi pertanian dan perikanan sudah berkembang sejak lama di Loa Tebu. Kami ingin mengelola potensi ini secara optimal dari sisi produksi hingga distribusi,” ujar Rahimudin, Jumat (4/4/2025).
Sektor pertanian, khususnya hortikultura, menjadi andalan utama masyarakat. Komoditas seperti terong, tomat, dan berbagai jenis sayuran dibudidayakan secara luas dan menjadi sumber penghasilan warga. Usaha tani ini banyak dijalankan dalam bentuk kelompok tani, yang dinilai lebih efektif dalam menciptakan sinergi antarpetani dan mempermudah akses bantuan dari pemerintah.
Di sektor perikanan, ikan nila dan lele menjadi komoditas utama yang dibudidayakan warga Loa Tebu. Banyak pelaku usaha, termasuk kelompok nelayan dan ibu rumah tangga, turut aktif dalam proses budidaya hingga pemasaran hasil panen ke wilayah Tenggarong.
“Peran ibu-ibu sangat besar, terutama dalam menjual hasil panen. Ini menjadi penggerak roda ekonomi rumah tangga,” tambah Rahimudin.
Selain budidaya, sejumlah warga juga mulai mengembangkan usaha pembibitan ikan. Namun, sebagian besar masih bergantung pada bibit dari luar daerah. Pemerintah kelurahan menilai hal ini perlu segera diatasi demi menciptakan siklus produksi yang mandiri dan efisien.
“Jika bibit bisa diproduksi sendiri, maka biaya produksi akan turun dan keuntungan meningkat. Ini sangat penting untuk ketahanan sektor perikanan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar melalui berbagai dinas terkait telah menyalurkan bantuan berupa keramba, perahu, mesin budidaya, serta pelatihan manajemen usaha. Dinas Perindustrian dan Perdagangan pun turut berperan dalam memperkuat rantai distribusi hasil panen.
Namun, menurut Rahimudin, bantuan fisik saja tidak cukup. Diperlukan pendampingan teknis dan pengawasan berkelanjutan agar program yang diluncurkan benar-benar memberikan dampak optimal.
“Kami tidak ingin program berhenti di tahap serah terima. Pendampingan rutin harus dilakukan agar usaha masyarakat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan luas wilayah dan potensi alam yang melimpah, Kelurahan Loa Tebu diyakini mampu menjadi salah satu sentra pertanian dan perikanan terdepan di Tenggarong. Komitmen pemerintah kelurahan untuk menjalin kerja sama lintas sektor dan membina kelompok usaha masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan lokal.
“Kami terus mengusulkan program-program relevan ke pemerintah kabupaten, agar pengembangan potensi lokal berjalan maksimal,” pungkas Rahimudin.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *