DPRD Balikpapan

Masyarakat Jangan Ditakut-takuti, Tetapi Diberikan Kenyamanan dan Ketenangan

322
×

Masyarakat Jangan Ditakut-takuti, Tetapi Diberikan Kenyamanan dan Ketenangan

Share this article
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Pemerintah Kota diminta untuk serius membantu warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar Covid-19 dengan memberikan bantuan konsumsi serta obat-obatan.

“Refocusing anggaran  bukan hanya untuk penyekatan jalan tapi juga untuk warga yang menjalani isoman. Sebab saya melihat penyekatan jalan ini tidak efektif dan banyak makan anggaran, selain itu bikin macet,” kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle, kepada media ini, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini masyarakat jangan diintimidasi dan ditakut-takuti tetapi diberikan kenyamanan dan ketenangan. “Semakin ditakut-takuti dan diintimidasi imunya semakin drop. Seperti ambulans yang meraung raung di beberapa ruas jalan. Seharusnya pemerintah hadir untuk memberikan semangat kepada masyarakatnya bahwa tetap menjalankan protokol Kesehatan (prokes) tetap menjaga dan tetap melakukan aktifitas seperti biasa,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Menurut Sabaruddin, sebenarnya tujuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun supaya tidak terpapar Covid-19. Bukan justru jualanya disuruh sehingga menjadi kacau. “Seharusnya pemerintah hadir untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Mungkin tujuan kepala daerah memberikan imbauan untuk tidak berkerumun. Bukan mengobrak-abrik dan menutup tempat jualan,” terangnya.

Selain itu, Sabaruddin meminta pemerintah agar tidak usah mengumumkan setiap hari jumlah kasus terpapar hingga meninggal dunia akibat Covid-19. “Saya kira tidak ada manfaatnya diumumkan karena terpapar Covid bukanlah sebuah prestasi. Nah bisa jadi dengan diumumkan malah masyarakat semakin takut sehingga daya tahan tubuhnya menurun,” ujarnya.

Kasus covid ini, kata Sabaruddin, sudah hampir 2 tahun, setiap hari diumumkan jumlah kasusnya. Seharusnya malu sebab dana digelontorkan miliaran rupiah hanya mengumumkan penambahan kasus. “Kalau berhasil menurunkan itu baru prestasi. Semua ikhtiar sudah kita lakukan. Lebih baik pemerintah gencar mengajak masyarakat untuk melakukan do’a bersama agar wabah ini segera berakhir,” pungkasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *