Provinsi Kaltim

MTQN Ke-30 Sejarah Bagi Kaltim yang Telah Ditetapkan sebagai IKN

57
×

MTQN Ke-30 Sejarah Bagi Kaltim yang Telah Ditetapkan sebagai IKN

Share this article
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat menghadiri pembukaan MTQN XXX/2024 di Stadion Kadrie Oening Sempaja Samarinda, pada Minggu (8/9/2024) malam

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik menyampaikan sambutan selamat datang pada Malam Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-30 Tahun 2024 di Provinsi Kaltim.
Dalam sambutannya di hadapan Presiden RI, pimpinan lembaga negara, duta besar negara sahabat dan tamu kehormatan yang hadir dalam acara, Akmal menyampaikan rasa bahagia dan syukur selaku tuan rumah penyelenggara.
“Kami sampaikan, Selamat Datang di Bumi Etam Kalimantan Timur. Pelaksanaan MTQ Nasional menjadi berkah dan rezeki berlimpah. Kami senang dan bahagia menjadi tuan rumah para tamu mulia pecinta alquran dari seluruh penjuru tanah air,” ungkap Akmal Malik saat pembukaan MTQN XXX/2024 di Stadion Kadrie Oening Sempaja Samarinda, pada Minggu (8/9/2024) malam.
Bagi Kaltim, penyelenggaraan MTQ Nasional ke-30 tahun ini menjadi kenangan yang terukir dalam sejarah untuk kedua kalinya. Setelah Kaltim menjadi tuan rumah untuk pertama kali pada MTQ Nasional ke-9 Tahun 1976 atau 48 tahun silam.
Provinsi Kaltim saat ini menjadi sorotan dunia karena ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang diproyeksikan sebagai magnet baru pemerataan pembangunan dan peradaban Indonesia maju di masa depan.
Pelaksanaan MTQ Nasional di Kaltim, kata Akmal, menjadi wujud sajadah panjang untuk bersyukur kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan syiar Islam, menjaga kerukunan antar umat beragama, dan beramal sholeh.
“MTQ Nasional juga menjadi wadah membumikan alquran, mendermakan budi dan cinta alquran, sekaligus memperkokoh ukhuwah Islamiyah,” ungkap Dirjen Otda Kemendagri ini.
Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berusaha menjadikan pelaksanaan MTQ Nasional sangat bermakna dan istimewa. Akmal berharap, penyelenggraan MTQ Nasional di Kaltim dapat memberikan pengalaman, kesan, serta kenangan manis yang tak terlupakan bagi kafilah se- Indonesia.
Akmal menutup sambutannya dengan sebuah pantun, “Bunga anggrek indah di taman, kupu-kupu terbang menjadi hiasan. MTQ wujud sajadah panjang, wasilah suci untuk bumikan alquran,” pungkasnya.(adv/sb-02/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *