BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Nurhadi Saputra, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan ini diadakan di RT 12, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur pada Sabtu (4/1/2025), dengan tujuan untuk memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama kemajuan masyarakat.
Dalam acara tersebut, Nurhadi Saputra menegaskan pentingnya ketahanan keluarga sebagai landasan untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera.
Ia menyatakan, “Keluarga yang kuat adalah fondasi bagi sebuah bangsa yang maju. Melalui Perda ini, kami memberikan pedoman untuk memperkuat ketahanan keluarga dalam aspek ekonomi, sosial, dan Pendidikan,” katanya.
Selain memberikan pemahaman tentang aturan, sosialisasi ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif antara Nurhadi dan masyarakat setempat. Nurhadi berharap agar masyarakat aktif dalam penerapan Perda ini, sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh semua kalangan.
“Ketahanan keluarga adalah tanggung jawab bersama. Sosialisasi ini adalah langkah awal yang penting untuk mewujudkan ketahanan keluarga yang berkelanjutan,” tambahnya.
Nurhadi optimis bahwa dengan memperkuat ketahanan keluarga, masyarakat Kaltim akan lebih sejahtera. Menurutnya, jika angka perceraian dapat ditekan, perubahan positif dalam kesejahteraan sosial akan terjadi.
“Keluarga yang harmonis adalah kunci dari solusi masalah sosial,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Dosen Universitas Balikpapan (Uniba), Reza Fahlefi, yang menjadi narasumber, turut mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya angka perceraian di Balikpapan.
“Dari Januari hingga Juni 2024, tercatat ada 823 kasus perceraian. Ini angka yang sangat mengkhawatirkan dan perlu menjadi perhatian serius pemerintah untuk menurunkannya,” ujar Reza.
Melalui sosialisasi Perda ini, diharapkan pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan keluarga yang lebih harmonis dan mandiri, baik secara ekonomi maupun emosional. Hal ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan keluarga yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan ketahanan keluarga di Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan, dapat diperkuat dan menurunkan angka perceraian yang semakin mengkhawatirkan.(sb-02)
Nurhadi Saputra Gelar Sosper Ketahanan Keluarga di Manggar Baru, Soroti Tingginya Angka Percerairan di Balikpapan












