KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

One-Zero Waste Kukar, Gerakan Menuju Kabupaten Minim Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2025

36
×

One-Zero Waste Kukar, Gerakan Menuju Kabupaten Minim Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2025

Share this article
Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 di Kutai Kartanegara ditandai dengan peluncuran gerakan One-Zero Waste Kukar.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggagas sebuah langkah nyata lewat peluncuran gerakan One-Zero Waste Kukar. Inisiatif ini menjadi simbol kuat komitmen Kukar untuk mewujudkan wilayah minim sampah, terutama sampah plastik.
Acara puncak digelar pada Minggu (8/6/2025) di Taman Tanjong Tenggarong, yang juga menjadi pusat kegiatan kolaboratif antara pemerintah, pelajar, dan masyarakat umum.
Kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan dan penanaman pohon yang diikuti ratusan peserta. Hadir dalam momen tersebut Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Kukar Sunggono, unsur Forkopimda, kepala OPD, para camat, serta warga yang berpartisipasi aktif dalam acara tahunan ini.
Dalam sambutannya, Bupati Edi menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk memperkuat gerakan kolektif pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Saya sudah meminta DLHK Kukar untuk menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tujuannya agar bank sampah di desa-desa bisa terhubung langsung ke sekolah-sekolah, khususnya SD dan SMP,” ujar Edi.
Melalui integrasi antara bank sampah dan institusi pendidikan, siswa didorong untuk membawa sampah plastik dari rumah secara rutin. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya membangun kesadaran sejak dini, tetapi juga mengajak orang tua ikut terlibat, sekaligus memberi manfaat ekonomi berupa tabungan sampah untuk kebutuhan sekolah siswa.
“Dua manfaat utama kita dapatkan: edukasi dan ekonomi. Sampah jadi tabungan. Ini solusi lingkungan sekaligus bentuk pemberdayaan,” lanjut Edi.
Ia berharap agar program ini menjadi budaya baru di Kukar. Beberapa sekolah telah memulai langkah serupa, dan momentum peringatan tahun ini menjadi peluang memperluas penerapan serta dampaknya di tingkat kabupaten.
Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, menambahkan bahwa keberadaan Taman Tanjong sebagai ruang publik harus dijaga kebersihannya. DLHK tengah menyiapkan rencana penataan ulang taman agar lebih tertib dan terkelola dengan baik.
“Taman ini bisa menjadi wajah kota. Tapi butuh sinergi, mulai dari Dinas Perhubungan untuk parkir, Satpol PP untuk pengamanan, hingga pengelolaan oleh instansi teknis,” ujar Slamet.
Ia menjelaskan bahwa petugas kebersihan bekerja sejak subuh hingga pukul delapan pagi, dan khusus hari Minggu dengan adanya Car Free Day (CFD), kegiatan pembersihan dilakukan pukul 10.00 hingga 11.00 WITA.
Masyarakat juga diajak untuk datang langsung dan menyaksikan kondisi taman, serta berkontribusi dalam merawat kebersihan lingkungan.
Gerakan One-Zero Waste Kukar diharapkan menjadi langkah awal pembentukan budaya pengelolaan sampah berbasis kolaborasi dan partisipasi warga. Perayaan Hari Lingkungan Hidup 2025 menjadi momentum strategis bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya pemerintah.
Dengan edukasi berkelanjutan, sinergi lintas sektor, dan partisipasi aktif warga, Kutai Kartanegara menegaskan langkahnya menuju kabupaten minim sampah—sebuah komitmen nyata bagi masa depan lingkungan yang lebih baik.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *