DPRD Kaltim

Pansus Ponpes Kunjungi Pesantren Al-Bahjah Cirebon

70
×

Pansus Ponpes Kunjungi Pesantren Al-Bahjah Cirebon

Share this article
Pansus Ponpes DPRD Kaltim berfoto bersama di sela-sela kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Al-Bahjah, Cirebon, Jawa Barat

CIREBON,suarabalikpapan.com-Pansus DPRD Kaltim Pem­bahas Ranperda tentang Fasilitasi Pe­nyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren melakukan kunjungan kerja ke Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Jumat (13/10/2023). Kunjungan tersebut dalam rangka studi komparatif serta menggali in­formasi terkait pengembangan pendi­dikan dan prosedur yang telah dilaku­kan pesantren Al-Bahjah yang berada dibawah asuhan Buya Yahya.

Rombongan pansus yang dip­impin oleh Mimi Meriami Br Pane itu diterima langsung oleh ketua yayasan Al-Bahjah, Ustadz Bambang Sis di­dampingi dengan jajaran pengurus Pesantren Al-Bahjah. Mimi mengatakan, kunjungan ini adalah untuk berbagi informasi dan masukan terkait ada atau tidaknya bantuan pemerintah terhadap opera­sional pesantren. Politisi PPP ini juga menambahkan bahwa pertemuan ini untuk memba­has terkait mekanisme pendidikan yang dilakukan oleh Pesantren Al-Bahjah. “Kami ingin tahu, sehingga bisa menjadi masukan dan bisa diterapkan di Provinsi Kalimantan Timur nanti­nya,” ujar Mimi.
Kemudian dari hasil rapat pansus Ponpes bersama dinas terkait maupun dari perwakilan pesantren yang ada di Kaltim, ada keluhan mengenai ke­sejahteraan para tenaga pengajarnya.
“Seperti apa disini, kami ingin tahu, sehingga ada manfaat secara langsung yang nantinya bisa didapatkan dengan adanya perda tentang penyelengga­raan pondok pesantren ini,” ucapnya.
Dikatakan Ustadz Bambang Sis, bahwa Pesantren Al-Bahjah tidak ada berafiliasi dengan ormas manapun. Pihak pesantren juga tidak mau me­makai program pemerintah seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pesantren (BOP) melainkan menggunakan dana jamaah.
“Kita mengajak masyarakat seluas mungkin untuk ikut dalam perjuangan ini, jadi dana kemuliaan, seperti itu,” sebut Ustadz Bambang.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Pesantren Al-Bahjah di bawah bimb­ingan Guru Mulia Buya Yahya ber­fokus dalam mengelola sekolah formal berbasis boarding school dari mulai jenjang SD sampai SMA. Kemudian untuk tenaga pengajar, dikatakan bahwa pihak pesantren memberikan gaji namun dalam pe­nyebutannya adalah uang barokah. Dan semua tenaga pengajar mendapat­kan fasilitas lebih.
“Di total dengan fasilitas maka di­dalam pesantren kemudian wifi juga dapat, listrik juga semuanya, Insya Allah lebih besar,” tandasnya.(adv/sb-01)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *