Kabupaten Paser

Paser Waspada Kasus Malaria

43
×

Paser Waspada Kasus Malaria

Share this article
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser I Dewa Made Sudarsana

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Berdasarkan data dari organisasi Kesehatan dunia World Health Organization (WHO) 2022 lalu bahwa kasus malaria di Kabupaten Paser mencapai 624 kasus atau mengalami peningkatan dibanding pada tahun sebelumnya. Sedangkan kasus terbanyak berada di Kecamatan Long Kali dan Long Ikis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Paser, I Dewa Made Sudarsana mengatakan, pada tahun sebelumnya tidak ada peningkatan kasus usai dibantu pendataan oleh pihak WHO dan lebih detail pendataannya jumlah warga yang terkena malaria mencapai ratusan warga di Desa Kayungo, Kecamatan Long Ikis.  
“Sebenarnya kami senang karena sudah diambil alih pemeriksaannya oleh WHO meskipun hasilnya cukup luar biasa banyak yang terkena malaria,” kata Dewa, kepada Paser Pos, Rabu (15/2/2023).   Dengan adanya peningkatan kasus tersebut, lanjut Dewa, DKK Paser telah mengintruksikan kepada seluruh Puskesmas di Kabupaten Paser agar dapat melaporkan sejak dini jika menemukan ciri-ciri gejala malaria. Untuk stok obat telah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui DKK.  
“Untuk obat kita disediakan langsung oleh Kemenkes, sebelum kehabisan DKK selalu berkoordinasi dengan Kemenkes untuk menghindari kekosongan obat dan selalu melebihkan perkiraan stok obat yang dibutuhkan,”akunya.
Dewa menambahkan dari ratusan kasus malaria di Kabupaten Paser sebanyak 4 orang meninggal dunia. Kebanyakan yang terkena malaria merupakan para perambah hutan dan masyarakat yang berkebun. Sedangan untuk masyarakat di rumah sangat jarang sekali terkena malaria.
“Kami mengimbau kepada para perambah hutan dan berkebun harus membawa obat nyamuk dan kelambu yang terdapat racun nyamuknya agar terhindar dari malaria,”pintanya.(sb-06/adv/kominfo-psr)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *