KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kelurahan Timbau Dinilai Memuaskan Warga

163
×

Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kelurahan Timbau Dinilai Memuaskan Warga

Share this article
Lurah Timbau Marten Hedy Yudha Murhans

TENGGARONG,suarabalikpapan.com — Pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Hal ini disampaikan langsung oleh Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans, saat ditemui di kantornya.
Menurutnya, mekanisme pelayanan di Kelurahan Timbau sama seperti kelurahan lain. Warga yang ingin mengurus dokumen administrasi, seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga mutasi penduduk antarwilayah, terlebih dahulu harus meminta surat pengantar dari Ketua RT setempat.
“Alur ini dibuat agar Ketua RT mengetahui setiap proses yang dilakukan warganya. Jadi ujung tombak pelayanan tetap berada di RT, karena setiap administrasi wajib dilengkapi surat pengantar dari RT,” jelas Marten Rabu (13/8/2025).
Sejauh ini, pelayanan di Kelurahan Timbau tidak pernah mendapat keluhan serius dari masyarakat. Pihak kelurahan juga menyediakan kotak saran dan kuisioner untuk mengukur tingkat kepuasan pelayanan publik.
“Hasil penilaian rata-rata berada di atas 80–90 persen, yang artinya masyarakat menilai pelayanan kami cukup baik,” ujarnya.
Terkait sosialisasi, pihak kelurahan biasanya menyampaikannya melalui Ketua RT kepada warga. Misalnya, dalam program KTP digital, pihak kelurahan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar untuk turun langsung ke lapangan memberikan layanan, termasuk pembuatan KTP digital maupun dokumen kependudukan lainnya.
Marten juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk segera menyesuaikan data kependudukannya, terutama bagi wilayah yang sudah mengalami pemekaran. Menurutnya, masih ada warga yang enggan memperbarui alamat di KTP maupun KK.
“Padahal, perubahan alamat itu penting untuk memudahkan pendataan. Sosialisasi terus kami lakukan agar masyarakat tidak lagi menganggap hal ini sepele, apalagi sekarang sudah ada pelayanan digital yang bisa diakses lebih mudah dari mana saja,” terang Marten.
Meski layanan digital sudah tersedia, banyak masyarakat yang tetap memilih datang langsung ke kantor kelurahan. Hal ini karena lokasi Kelurahan Timbau cukup strategis dan dekat, sehingga warga merasa lebih cepat jika mengurus dokumen secara langsung.
Untuk jumlah pelayanan, rata-rata lebih dari 20 warga datang setiap hari. Jenis pelayanan yang paling banyak diajukan adalah pengurusan dokumen pernikahan serta surat keterangan tidak mampu.
“Harapan kami, pelayanan ini semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Kami juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi agar lebih cepat, mudah, dan transparan,” pungkas Marten. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *