KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Pemkab Kukar Evaluasi PSU Bersama Camat, Partisipasi Pemilih Capai 60 Persen

63
×

Pemkab Kukar Evaluasi PSU Bersama Camat, Partisipasi Pemilih Capai 60 Persen

Share this article
Pemkab Kukar menggelar rapat evaluasi pelaksanaan PSU bersama seluruh camat secara virtual. Partisipasi pemilih tercatat di atas 60 persen

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) bersama seluruh camat se-Kukar, Sabtu (19/4/2025). Rapat dilaksanakan secara virtual dari Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono.
Turut hadir dalam rapat tersebut Dandim 0906/Kukar, Letkol Czi Damai Adi Setiawan, serta perwakilan Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
Menurut Sekda Kukar, evaluasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses PSU berjalan lancar dan aman, serta meninjau dinamika yang terjadi di lapangan. “Selama dua hari terakhir, kami terus memantau kondisi nyata di lapangan. Hari ini, kita lakukan evaluasi bersama guna mengidentifikasi kendala serta menyerap masukan dari para camat,” jelas Sunggono.
Ia menyebut, berdasarkan laporan yang diterima dari camat, Forkopimda, dan Bawaslu, pelaksanaan PSU secara umum berlangsung kondusif tanpa kendala krusial. Bahkan, faktor yang sempat dikhawatirkan seperti cuaca buruk dan perpindahan lokasi TPS justru memicu peningkatan partisipasi di beberapa wilayah.
“Alhamdulillah, semua proses berjalan baik. Meski terdapat beberapa tantangan teknis, tidak ada hal yang mengganggu jalannya pemungutan suara secara signifikan,” ujarnya.
Tingkat partisipasi pemilih dalam PSU Kukar 2025 juga terpantau cukup tinggi, yakni lebih dari 60 persen. Kendati mengalami sedikit penurunan dibandingkan pemilu sebelumnya, angka ini dinilai masih dalam kategori tinggi.
Sunggono menjelaskan bahwa sejumlah faktor turut memengaruhi penurunan partisipasi, seperti pelajar yang kembali ke luar daerah, pekerja yang tetap bekerja karena alasan ekonomi, serta libur panjang yang membuat sebagian warga memilih bepergian.
“Meski begitu, secara keseluruhan kita tetap bersyukur karena antusiasme masyarakat dalam menyalurkan hak pilih masih terjaga. Insya Allah, partisipasi di atas 60 persen adalah capaian yang baik,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *