KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Pemkab Kukar Tetapkan Tiga Lokasi Sekolah Rakyat, Fokus Pembangunan di Jonggon dan Tanjung Limau

38
×

Pemkab Kukar Tetapkan Tiga Lokasi Sekolah Rakyat, Fokus Pembangunan di Jonggon dan Tanjung Limau

Share this article
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono

TENGGARONG,suarabalikpapan.com — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan di wilayah terpencil melalui program unggulan Sekolah Rakyat. Sebagai tahap awal implementasi, Pemkab Kukar telah menetapkan tiga lokasi pendirian Sekolah Rakyat yang berfokus di Jonggon dan Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (24/4/2025). Ia menjelaskan bahwa dua dari tiga lokasi berada di wilayah Jonggon, sementara satu lainnya terletak di Tanjung Limau, memanfaatkan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Lokasinya itu berasal dari aset kita. Ada dua di Jonggon dan satu lagi di Tanjung Limau,” ungkap Sunggono.
Menurutnya, pemilihan Jonggon sebagai lokasi prioritas didasarkan pada kesiapan infrastruktur dasar yang menunjang kelancaran proses belajar-mengajar. Ketersediaan jalan yang layak, jaringan listrik, dan pasokan air bersih menjadi pertimbangan teknis utama.
“Karena aksesnya, baik listrik, air, dan jalan, semuanya terpenuhi. Itu jadi pertimbangan teknis utama kita, agar pelaksanaan program ini tidak terkendala secara infrastruktur,” jelasnya.
Sementara itu, lokasi ketiga yang berada di Tanjung Limau memanfaatkan aset provinsi yang selama ini belum optimal digunakan. Lokasi ini telah memiliki fasilitas penunjang pendidikan seperti ruang kelas, asrama, aula, hingga sarana pendukung lainnya.
“Aset tersebut jarang dimanfaatkan. Tapi sudah tersedia ruang kelas, ruang asrama, aula, dan tempat-tempat yang menunjang proses belajar-mengajar. Listrik dan airnya juga sudah siap semuanya,” ujar Sunggono.
Penetapan Tanjung Limau juga merupakan strategi percepatan implementasi program Sekolah Rakyat, mengingat daerah ini termasuk dalam kategori wilayah termarginalkan. Pemkab Kukar berharap segera memperoleh izin pemanfaatan aset dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar program dapat berjalan tahun ini.
“Kita berharap jika Pemerintah Provinsi setuju, aset itu bisa langsung dimanfaatkan tahun ini,” tambahnya.
Program Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata keberpihakan Pemkab Kukar terhadap pemerataan akses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di daerah. Dengan dimulainya dari tiga lokasi strategis ini, pemerintah daerah optimistis program dapat segera memberikan dampak positif bagi masyarakat pedesaan dan pelosok Kukar.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *