
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Program andalan Pemerintah Kabupaten Paser yaitu Smart City bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan publik mulai dari pelayanan di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten difokuskan pada perkembangan jaringan internet ke seluruh wilayah di Kabupaten Paser.
“Untuk pelayanan internet kita maksimalkan agar pelayanan OPD di lingkungan Pemkab Paser bisa lebih baik lagi, mulai dari desa, puskesmas, kantor kecamatan, Unit Pelaksana Teiknis Daerah (UPTD) serta sekolah-sekolah,” kata Kepala Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Paser, Ina Rosana kepada media ini, Jumat (3/6/2022).
Ina Rosana menjelaskan, program Smart City sudah dimulai sejak 2021 lalu dan saat ini perkembangannya cukup signifikan. Hal ini dibuktikan dengan adanya 2 desa di Paser yang akan dibangun tower provider hasil MoU atau penandatanganan kerjasama antara Telkom dan Pemkab Paser. Kerjasama ini akan diperpanjang hingga 2023 guna menunjang program Smart City. “Tahun 2022 ada 300 titik yang akan mendapatkan layanan internet dengan titik koordinat pembangunan tower setinggi 72 meter tepatnya di Desa Belimbing dan Desa Muara Payang,” akunya.
Sedangkan untuk Desa Muara Toyu dan Desa Keladen, kata Ina, masih dalam proses penentuan titik koordinat. “Dua Desa tersebut masih penentuan titik koordinat terlebih dahulu, sementara Desa Belimbing dan Desa Muara Payang segera dibangun tower telekomunikasi,”akunya.
Sementara itu, General Manager (GM) Telkom Balikpapan Yoga Istanto, mendukung adanya program Smart City di Paser. Ia menegaskan pihaknya, tidak hanya mengejar keuntungan semata dalam pemasangan tower. Namun, ingin memberikan pelayanan jaringan telekomunikasi terbaik untuk masyarakat sesuai program Pemkab Paser. “Kami berterima kasih kepada Pemkab Paser yang sudah memberikan kepercayaan kepada Telkom untuk membantu mensukseskan program Smart City di Paser,” ucapnya.
Menurutnya, Smart City bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan di lingkungan Pemkab Paser secara transparan sehingga masyarakat bisa memonitor kinerja pemerintah. Ia pun berharap Pemkab Paser kedepannya dapat lebih mengutamakan pelayanan publik berbasis teknologi sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat.(adv/sb-06)












