Kota Balikpapan

Pemkot Balikpapan Apresiasi Peran PKK, Mampu Berdayakan UKM untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

98
×

Pemkot Balikpapan Apresiasi Peran PKK, Mampu Berdayakan UKM untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Share this article
Pemkot Balikpapan memaksimalkan peran PKK sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Melalui pelatihan dan dukungan usaha kecil, PKK memperkuat peran perempuan dan mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Peran Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kota Balikpapan kini berkembang pesat, tidak hanya sebagai gerakan sosial, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terutama dalam mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) serta memperkuat posisi perempuan sebagai pelaku ekonomi.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa PKK merupakan instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis keluarga. Melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan, PKK mendorong masyarakat—terutama perempuan—untuk membangun usaha mandiri yang berkelanjutan.
“Melalui PKK, kita bisa bantu masyarakat meningkatkan pendapatannya dengan mengembangkan UKM. Semakin tinggi pendapatan keluarga, semakin besar pula daya beli masyarakat,” ujar Bagus saat ditemui Rabu (14/5/2025).
Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak hanya soal modal, tetapi juga melibatkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan produk bernilai tambah. Produk yang unik, menarik, dan sesuai kebutuhan pasar memiliki peluang besar untuk berkembang dan menciptakan lapangan kerja baru.
Sejauh ini, PKK telah menunjukkan kontribusi nyata melalui penyelenggaraan pelatihan keterampilan, pendampingan bisnis, hingga membuka akses pemasaran produk lokal. Upaya ini bertujuan menjadikan masyarakat lebih mandiri dan kompetitif di tengah persaingan ekonomi yang terus berkembang.
Bagus menambahkan, sektor ekonomi kreatif berbasis masyarakat menjadi salah satu fokus utama Pemkot Balikpapan. Potensi lokal seperti kerajinan tangan, kuliner tradisional, produk olahan pertanian dan perikanan, serta seni pertunjukan lokal dioptimalkan agar memiliki nilai jual tinggi.
“Kita ingin potensi lokal bisa diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Di sinilah peran PKK sangat vital, sebagai penggerak masyarakat untuk mengoptimalkan potensi tersebut,” jelasnya.
Salah satu pilar utama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah peran aktif perempuan. Melalui pelatihan wirausaha, penguatan manajerial, hingga pendidikan keterampilan, PKK membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk menjadi pelaku usaha sekaligus pengambil keputusan dalam pengelolaan ekonomi rumah tangga.
Perempuan tak hanya didorong menciptakan usaha sendiri, tetapi juga menciptakan peluang kerja bagi lingkungan sekitar, termasuk melibatkan keluarga dan komunitas lokal dalam roda usaha yang dijalankan.
“Perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi. PKK hadir untuk memberdayakan mereka melalui pelatihan, pendampingan, dan keterlibatan langsung dalam proses bisnis,” tambah Bagus.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat dukungan terhadap program PKK melalui penyediaan fasilitas, alokasi anggaran, akses pembiayaan, serta kemitraan dengan pelaku usaha. Pemerintah juga membuka peluang pemasaran, baik secara digital maupun fisik, agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat, Balikpapan menargetkan terwujudnya komunitas yang mandiri, sejahtera, dan memiliki daya saing tinggi.
“Kita ingin PKK menjadi pendorong utama kemandirian ekonomi desa. Melalui pendekatan berbasis keluarga dan komunitas, kita optimistis masyarakat Balikpapan akan semakin berdaya,” pungkasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *