KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Perbaikan Jalan Dusun Masaping Diusulkan Jadi Prioritas Pembangunan Kabupaten Kukar

35
×

Perbaikan Jalan Dusun Masaping Diusulkan Jadi Prioritas Pembangunan Kabupaten Kukar

Share this article
Pemerintah Desa Loa Duri Ulu mengusulkan perbaikan jalan di Dusun Masaping RT 11 dalam Musrenbang Desa sebagai prioritas pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara tahun anggaran 2027.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com — Pemerintah Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), secara resmi mengusulkan perbaikan jalan di Dusun Masaping RT 11, tepatnya di depan Jembatan Loa Hau, sebagai prioritas pembangunan infrastruktur desa.
Usulan ini disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) yang digelar di Balai Pertemuan Umum Loa Duri Ulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2026 serta daftar program prioritas untuk anggaran tahun 2027.Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menegaskan bahwa kondisi jalan tersebut sudah lama menjadi keluhan warga. Akses ini memegang peranan vital sebagai jalur penghubung antar dusun sekaligus sebagai rute utama distribusi hasil pertanian dan peternakan warga.
“Karena anggarannya cukup besar, kami berharap Pemkab Kukar melalui perangkat daerah terkait dapat membantu merealisasikan pembangunan jalan tersebut. Ini sudah menjadi kebutuhan mendesak masyarakat kami,” ujar Arsyad, Selasa (15/7/2025).
Komitmen Lanjutkan Program Sosial dan Ekonomi Desa
Selain usulan perbaikan jalan Dusun Masaping, pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan berbagai program sosial yang sudah berjalan. Program-program tersebut mencakup: Beasiswa pendidikan untuk siswa dari keluarga kurang mampu, Bantuan bagi penyandang disabilitas,
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Dalam Musrenbang tersebut, perwakilan kelompok tani dan peternak turut menyampaikan aspirasi mereka. Kelompok tani mengeluhkan sulitnya akses terhadap pupuk bersubsidi, sementara kelompok peternak meminta adanya pelatihan keterampilan bagi pemuda desa guna meningkatkan kapasitas ekonomi di sektor peternakan.
Menanggapi hal ini, pemerintah desa berencana menjajaki kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menjembatani persoalan tersebut.
“Kami berharap BUMDes bisa menjadi fasilitator dalam mendukung distribusi sarana produksi dan peningkatan kapasitas SDM desa,” kata Arsyad.
Musrenbang Desa Loa Duri Ulu tahun ini berlangsung secara partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk: Ketua RT/RW, Kepala dusun, Lembaga desa (PKK dan Karang Taruna), Tokoh agama dan Pendidikan, Kelompok tani dan peternak serta Mitra perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah desa.
Dengan adanya sinergi seluruh pemangku kepentingan, pemerintah desa berharap program-program strategis yang diusulkan dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan Pemkab Kukar ke depan.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *