DPRD Balikpapan

Percepatan Infrastruktur Balikpapan Timur Jadi Solusi Kemacetan Jangka Panjang

53
×

Percepatan Infrastruktur Balikpapan Timur Jadi Solusi Kemacetan Jangka Panjang

Share this article
Anggota DPRD Balikpapan Gasali

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Balikpapan Timur sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan yang kian parah, terutama di jam-jam sibuk.
Anggota DPRD Balikpapan, Gasali, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat pembahasan bersama Pemerintah Kota Balikpapan baru-baru ini. Menurutnya, beberapa usulan yang diajukan DPRD kini telah masuk dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), termasuk proyek-proyek strategis untuk menanggulangi kemacetan.
“Alhamdulillah, beberapa usulan kami sudah masuk dalam RPJMD, terutama terkait dengan solusi kemacetan. Membuka akses jalan baru yang menghubungkan beberapa kecamatan merupakan langkah penting,” ujar Gasali, Kamis (15/5/2025).
Minim Konektivitas, Balikpapan Timur Rawan Macet
Balikpapan Timur dinilai sebagai kawasan strategis karena berbatasan langsung dengan Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan. Sayangnya, rendahnya tingkat konektivitas antarkecamatan menyebabkan wilayah ini sering mengalami kepadatan lalu lintas.
Salah satu program prioritas DPRD adalah pembangunan jalan penghubung antar tiga kecamatan di wilayah tersebut. Selain itu, DPRD juga mendorong pembangunan jembatan penghubung dari kawasan TPA ke Lamaru, serta pengembangan ruas jalan dari Lamaru menuju Karang Jawa.
Gasali menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan jalan dari Stadion Batakan ke Jalan Mukmin Faisal menjadi bukti konkret pengembangan infrastruktur di kawasan timur. Pembangunan jalan tembus dari Gunung Bijai ke Kilometer 23 juga sedang diupayakan, sebagai bagian dari perluasan jaringan lalu lintas alternatif.
Tak hanya itu, perhatian juga diberikan terhadap rencana pelebaran Jalan Transat, khususnya di area tikungan pintu keluar Jalan 8, yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan akibat kondisi jalan yang sempit.
“Jika semua rencana ini bisa direalisasikan, Insya Allah kemacetan bisa terurai, khususnya di kawasan bawah yang selama ini menjadi pusat kepadatan kendaraan,” tutup Gasali.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *