DPRD Balikpapan

Pesantren Ramadan 1447 H, DPRD Minta Sekolah Aktif Cegah Balapan Liar Remaja

23
×

Pesantren Ramadan 1447 H, DPRD Minta Sekolah Aktif Cegah Balapan Liar Remaja

Share this article
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Muhammad Hamid

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Memasuki Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Balikpapan (DPRD) meminta seluruh sekolah di Kota Balikpapan menggelar kegiatan pesantren Ramadan.
Imbauan tersebut ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan (Disdikbud) agar segera meneruskan instruksi kepada seluruh satuan pendidikan tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat, termasuk sekolah yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamid, menegaskan bahwa pesantren Ramadan tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda.
“Ini penting agar anak-anak di Balikpapan dapat mengisi Ramadan dengan kegiatan positif serta meningkatkan iman dan takwa melalui aktivitas keagamaan di sekolah,” ujarnya saat ditemui di ruang Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Rabu (11/2/2026).
Ia menilai, Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat pendidikan karakter siswa melalui kegiatan keagamaan yang terarah dan terstruktur di lingkungan sekolah.
Hamid juga menyoroti meningkatnya aktivitas remaja pada malam hari selama Ramadan, terutama menjelang waktu sahur. Situasi tersebut kerap dimanfaatkan sebagian remaja untuk melakukan aksi balapan liar maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Beberapa lokasi yang sering dijadikan arena balapan liar antara lain kawasan Taman 3 Generasi di Jalan Ruhui Rahayu, Jalan Asnawi Arbain (BJ-BJ), kawasan Perumahan Balikpapan Baru, hingga Lapangan Merdeka Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman.
Menurutnya, pencegahan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada aparat keamanan. Ia mendorong pihak kepolisian meningkatkan patroli rutin menjelang sahur untuk meminimalkan potensi gangguan ketertiban.
Selain sekolah dan aparat, DPRD juga meminta peran aktif para ketua RT dalam melakukan sosialisasi kepada warga. Tujuannya agar masyarakat turut mengawasi dan mencegah kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain selama Ramadan.
Hamid menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak, khususnya pada malam hari. Ia berharap orang tua dapat mendorong anak-anak mengikuti pesantren Ramadan sebagai wadah pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter.
“Ramadan adalah momentum pembentukan karakter. Jika diisi dengan kegiatan positif, dampaknya akan baik bagi masa depan generasi muda Balikpapan,” tegasnya.
Dengan kolaborasi antara sekolah, orang tua, aparat, dan masyarakat, DPRD berharap Ramadan 1447 H di Balikpapan tidak hanya khusyuk secara ibadah, tetapi juga berlangsung aman dan kondusif bagi seluruh warga.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *