Uncategorized

Pj Gubernur Akmal : BPS Bukan Hanya Pendata, Tapi Mitra Strategsi

96
×

Pj Gubernur Akmal : BPS Bukan Hanya Pendata, Tapi Mitra Strategsi

Share this article
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Penjabat Gubernur Kaltim Dr Akmal Malik dan Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah dan Launching Rilis Sensus Pertanian 2023 (ST2023) Provinsi Kaltim, di Hotel Blue Sky Balikpapan, Senin (4/11/2023).

Pj Gubernur Akmal Malik menjelaskan Rakorda dan rilis ST2023 Provinsi Kaltim dalam rangka penyebarluasan hasil/diseminasi data ST2023. “Apalagi dalam era globalisasi saat ini, peran data yang akurat sangat penting, terutama di sektor pertanian. Sehingga, dapat memetakan kebutuhan pangan di Provinsi Kaltim dan mampu bersaing,” ucap Pj Gubernur Akmal Malik secara daring yang diikuti peserta Rakorda di Hotel Blue Sky Balikpapan bersama Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni.

Menurut Akmal, kondisi ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Agar, setiap pemerintah daerah, kementerian dan lembaga dalam mengambil kebijakan, meskipun skala kecil dapat mengutamakan data yang rill.

Data sebagai pondasi utama dalam pengambilan keputusan atau kebijakan. Karena itu penting bagi pemerintah daerah untuk memahami dan apresiasi peran data yang disusun BPS. “Jadi, pemerintah daerah mengapresiasi yang sudah dilakukan dan dilaporkan BPS dalam pendataan rilis ini. BPS bukan hanya sebagai pendata atau sensus, tapi mitra strategis pemerintah daerah untuk mencapai cita-cita bangsa,” jelasnya.

Sekda Sri Wahyuni menjelaskan, rilis data ini penting dalam rencana pembangunan daerah. Rilis ST2023 sumber berharga guna memastikan kesejahteraan petani dan masyarakat Kaltim.

Srkda Sri mengucapkan terima kasih kepada 2.400 petugas ST2023 atas kerja kerasnya dalam mendata 7 subsektor meliputi tanaman pangan, hortikukura, perkebunan, perikanan, peternakan, perikanan dan kehutanan. “Tentu ini menjadi sumber data yang strategis bagi Pemerintah Provinsi Kaltim maupun kabupaten/kota se Kaltim dalam menetapkan kebijakan di masa akan datang,” jelasnya.

Melalui sensus ini, menurut dia, review pembangunan sektor pertanian Kaltim menjadi perhatian bersama, selain menghadapi era globalisasi yang serba tak menentu. Terutama Kaltim sudah menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Karena itu, rilis data sebagai informasi yang berharga bagi pemerintah daerah. Untuk meningkatkan produktivitas, memastikan kesejahteraan petani sebagai garda terdepan dalam ketahanan pangan. “Isu, tantangan, hal-hal lain yang perlu jadi atensi pemerintah daerah ada di data Sensus Pertanian ini,” jelasnya.

Sebanyak 2.400 petugas ST2023 terdiri 2.331 petugas mendata rumah tangga dan 69 petugas mendata perusahaan bidang pertanian. Rakorda dirangkai penyerahan penghargaan sebagai Perangkat Daerah penghimpun Metadata Statistik Sektoral Terbaik Pertama di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023.

Hadir, Kepala BPS Kaltim Dr Yusniar Juliana, Kepala Bappeda Yusliando, Kepala Dinas Perhubungan Yudha Pranoto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M Faisal, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Fahmi Himawan, serta Kadis Kesehatan Kaltim dr H Jaya Mualimin. Rakorda juga menghadirkan narasumber akademisi asal IPB.(adv/sb-01/diskominfokaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *