TENGGARONG,suarabalikpapan.com — Posyandu Anggrek yang berlokasi di Desa Suka Damai, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), resmi mewakili Kukar dalam ajang Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025.
Kunjungan verifikasi dari Tim Penilai Provinsi Kaltim dilakukan pada Senin (13/10/2025). Rombongan disambut langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman, bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Muara Badak dan perangkat daerah pengampu enam SPM.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh kader dan pengurus Posyandu Anggrek. Masuk 3 besar di tingkat provinsi adalah bukti nyata dedikasi mereka,” ungkap Andi Deezca dalam sambutannya.
Saat ini, Kukar memiliki total 827 Posyandu aktif, dengan dukungan 8.620 kader dan 7.359 pengurus. Seluruhnya sudah mulai mengadopsi format layanan 6 SPM, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.
Program Posyandu 6 SPM bertujuan memperluas layanan Posyandu dari sekadar layanan kesehatan ibu dan anak menjadi pusat layanan terpadu di desa/kelurahan yang mencakup enam bidang:
Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan, Sosial, Ketentraman dan Ketertiban Umum.
Dalam paparannya, Andi Deezca juga menjelaskan langkah-langkah strategis yang telah dan sedang dijalankan Pemkab Kukar dalam memperkuat implementasi Posyandu 6 SPM, antara lain: Penyamaan persepsi lintas perangkat daerah, Rapat koordinasi dan penguatan Tim Pembina Posyandu, Penyusunan program kerja lintas jenjang, Optimalisasi pendanaan dan lokasi khusus (lokus), Penyelesaian regulasi (Perbup), Monitoring dan supervisi berkala, Peningkatan kapasitas kader, Pengembangan sarana prasarana, Penyiapan penganggaran operasional, Inovasi Unggulan Posyandu Anggrek.
Ketua Tim Posyandu Anggrek, Selviani, memaparkan sejumlah inovasi andalan yang menjadi kunci keberhasilan Posyandu ini, antara lain: Ojek Lansia (Cap Jempol): Penjemputan lansia secara door-to-door, Kolam Balitaku: Penyediaan Makanan Tambahan (PMT) berbasis hasil kebun lokal, Inovasi Makan Ati: Budidaya kolam ikan untuk cegah stunting, Kabar Hanaya: Gerakan tanaman obat keluarga sehat dan mandiri,
Program Penyuluhan Remaja & Ulang Tahun Balita dan Cemilan (Cegah Kehamilan Dini).
Program-program ini bertujuan memperkuat partisipasi masyarakat dan menjadikan Posyandu sebagai pusat layanan yang inklusif dan proaktif terhadap seluruh lapisan usia, mulai dari balita hingga lansia.
“Zaman dulu Posyandu jadi kunci utama di tiap desa. Dari Posyandu, informasi seperti gizi buruk langsung terdeteksi. Sekarang kami hidupkan lagi semangat itu,” tegas Selviani.
Tim verifikasi Provinsi yang dipimpin Roslindawati berharap lomba ini mendorong peningkatan kualitas layanan Posyandu dan pemberdayaan masyarakat secara luas. Tim penilai terdiri dari lintas sektor, yakni: DPMD Kaltim, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perkim dan Satpol PP.
Sebagai informasi, Posyandu Anggrek Suka Damai juga dinobatkan sebagai Posyandu Terbaik Tingkat Provinsi Kaltim 2025 dan akan mewakili Kalimantan Timur ke tingkat nasional.(adv)
Posyandu Anggrek Suka Damai Wakili Kukar di Lomba Posyandu 6 SPM Tingkat Provinsi Kaltim












