BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Memasuki triwulan II tahun anggaran 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan telah mencapai 47 persen dari total target sebesar Rp1,3 triliun. Capaian ini dinilai cukup baik, meski masih menyisakan pekerjaan rumah dalam mengejar target keseluruhan hingga akhir tahun.
“Target sudah hampir mencapai 50 persen. Dengan sisa waktu sekitar lima bulan, kami harapkan Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendapatan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (DPPRD) bisa lebih giat lagi agar target PAD sebesar Rp1,3 triliun bisa tercapai,” ujar Subari, anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, saat ditemui di Gedung Parlemen Balikpapan, Senin (14/7/2025).Politisi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Balikpapan Timur ini menegaskan pentingnya peran aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil dalam mengoptimalkan sumber pendapatan. Hal ini penting demi mendukung pembiayaan program pembangunan daerah yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan 2025.
“Setiap OPD terkait harus meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, baik dari sektor pajak maupun retribusi daerah. Kinerja dan pengelolaan yang lebih optimal sangat diperlukan untuk mendukung pencapaian target tersebut,” tambahnya.
Subari juga mendorong adanya strategi konkret dan penekanan serius terhadap pengelolaan pendapatan daerah. Ia berharap, langkah-langkah percepatan dapat dilakukan secara terukur, sehingga program-program pembangunan daerah yang direncanakan bisa terlaksana sesuai target.(sb-03)
Realisasi PAD Balikpapan 2025 Capai 47 Persen di Triwulan II, DPRD Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah












