DPRD Kaltim

Reses Abdurrahman KA di Tanah Grogot dan Long Kali, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur dan Kebutuhan Air Bersih

241
×

Reses Abdurrahman KA di Tanah Grogot dan Long Kali, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur dan Kebutuhan Air Bersih

Share this article
Anggota DPRD Kaltim, Abdurrahman KA, menyerap aspirasi warga Tanah Grogot dan Long Kali terkait perbaikan infrastruktur jalan, kebutuhan air bersih, serta sarana pendidikan dan tempat ibadah dalam reses masa sidang 2024.

TANA PASER,suarabalikpapan.com–Anggota DPRD Kaltim Abdurrahman KA menggelar reses masa sidang I Tahun 2024 di dua kecamatan, yakni Tanah Grogot dan Long Kali. Kegiatan reses ini dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU), yang menjadi daerah pemilihan (Dapil) Abdurrahman KA, anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PKB.
Dalam rentang waktu 31 Oktober hingga 7 November 2024, Abdurrahman KA menyelenggarakan reses di 12 titik, terdiri dari 4 titik di Kecamatan Tanah Grogot dan 8 titik di Kecamatan Long Kali. Hasil dari reses ini mengungkapkan sejumlah usulan penting dari warga, khususnya terkait peningkatan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat.
Abdurrahman KA menyatakan bahwa mayoritas usulan yang diterima terkait dengan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan lingkungan dan jalan antar desa. Di Kecamatan Long Kali, permintaan perbaikan jalan antar desa menjadi prioritas utama yang disuarakan oleh warga. Selain itu, usulan terkait pembangunan gedung serba guna di Desa Tapis dan perbaikan sarana pendidikan, seperti di Madrasah Aliyah (MA), juga masuk dalam daftar usulan yang perlu dipertimbangkan.
“Masalah infrastruktur, terutama jalan menuju antar desa di Long Kali, menjadi salah satu permintaan yang sangat mendesak dari masyarakat,” ujar Abdurrahman KA, Jumat (8/11/2024).
Selain perbaikan infrastruktur, isu terkait kebutuhan air bersih juga menjadi sorotan. Warga di beberapa titik reses mengusulkan agar pemerintah daerah memperhatikan penyediaan air bersih yang memadai, terutama untuk daerah yang masih kesulitan akses air bersih.
Tak hanya itu, kebutuhan sarana dan prasarana tempat ibadah juga diungkapkan oleh warga. Usulan tersebut mencakup perbaikan dan pembangunan tempat ibadah yang lebih layak untuk mendukung kegiatan keagamaan di masing-masing desa.
Di bidang pertanian, kelompok tani juga mengajukan beberapa usulan, di antaranya permintaan akan alat mesin pertanian (alsintan), pengadaan pupuk, dan bibit tanaman. Sementara itu, orang tua murid juga mengusulkan agar pemerintah memberikan beasiswa bagi anak-anak mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Abdurrahman KA mengungkapkan bahwa seluruh aspirasi yang diterima selama reses ini akan menjadi bahan pokok pikiran yang akan dibawa ke DPRD Provinsi untuk diperjuangkan. Ia menegaskan bahwa beberapa masalah yang menjadi prioritas, seperti infrastruktur jalan dan penyediaan air bersih, akan menjadi fokus dalam perencanaan anggaran tahun 2026.
“Kami akan berjuang agar usulan-usulan dari masyarakat ini bisa terealisasi, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan kebutuhan dasar, seperti air bersih,” tandas Abdurrahman KA.
Dengan adanya reses ini, Abdurrahman KA berharap dapat menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang lebih pro-rakyat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar di wilayah Kabupaten Paser.(adv/sb-06/dprdkaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *