DPRD Balikpapan

Reses Nelly Turuallo, Usulan Warga Soal Kebutuhan Air Bersih hingga Revisi Sistem Zonasi PPDB

442
×

Reses Nelly Turuallo, Usulan Warga Soal Kebutuhan Air Bersih hingga Revisi Sistem Zonasi PPDB

Share this article
Wakil Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Nelly Turuallo berfoto bersama peserta reses Masa Sidang I/2022, di Jalan Tulip RT 005 Kelurahan Damai Baru, Balikpapan Selatan, pada Senin (28/3/2022).

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Wakil Ketua Komisi II DPRD Balikpapan dari Fraksi Partai Golkar, Nelly Turuallo menggelar reses Masa Sidang I/2022, di Jalan Tulip RT 005 Kelurahan Damai Baru, Balikpapan Selatan, pada Senin (28/3/2022).

Beberapa usulan disampaikan warga dalam reses tersebut diantaranya kebutuhan air bersih di RT 11, 17 dan 23 Karang Jati hingga penambahan SMP. Mereka meminta saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi direvisi sebab saat ini Balikpapan Tengah masih kekurangan SMP.

Menanggapi usulan kebutuhan air bersih Kepala Wilayah III PDAM Indra mengatakan, pihaknya belum bisa melayani kebutuhan air bersih secara maksimal sebab terjadi defisit air baku sekitar 450-500 liter perdetik. Saat ini pihaknya akan memanfaatkan Waduk Teritip.

“Selain itu juga terkendala pemasangan jaringan pipa. Tetapi distribusi air bersih mulai normal di wilayah Balikpapan Tengah terutama di daerah Gunung Sari Ulu, termasuk di Kampung Baru sehingga kedepan bisa terlayani hingga 1.000 liter perdetik,” terangnya.

Indra juga mengingatkan warga agar meteran air bersih diperhatikan karena bisa saja telah terjadi kerusakan untuk segera dilaporkan ke PDAM.

Sementara itu, menanggapi usulan revisi zonasi saat PPDB, menurut Kasi Sapras SD Disdikbud Kota Balikpapan Muhammad Tanjung, pihaknya tidak bisa merevisi zonasi tersebut sebab aturan itu berasal dari Kemendikbudristek. Untuk itu, dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap makelar PPDB yang mengaku bisa menjamin masuk sekolah anaknya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Nelly Turuallo dalam paparanya mengatakan, beberapa usulan warga pada reses sebelumnya sudah dikerjakan seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Panorama Atas,  Kelurahan Karang Jati yang  saat ini sudah dapat digunakan oleh 7 RT. 

“Bahkan melalui APBD 2022 pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan akan menambah 1 TPS lagi,” aku Nelly.

Mengenai pembangunan kanopi SDN 005 Balikpapan Tengah di Jln Pangeran Antasari, RT 61 Kelurahan Karang Rejo masih terkendala  anggaran dari Disdikbud sebab anggaranya berada di DPU.

“Nantinya Bappedalitbang akan mengalokasikan lagi dana tersebut ke Disdikbud pada APBD Perubahan 2022. Sedangkan untuk pembangunan perpustakaan akan menggunakan dana aspirasi atau pokir sebab anggaran Disdikbud juga terbatas,” aku Nelly.

“Jadi aspirasi warga saat reses 2021 sudah selesai sehingga tinggal menunggu Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota. Sedangkan usulan warga pada reses 2022 akan diupayakan pada APBD Perubahan 2022 dan APBD 2024,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut Nelly juga mengingatkan kepada warga agar tetap mematuhi prokes meskipun kasus terkonfirmasi Covid-19 di Balikpapan telah mengalami penurunan. Untuk itu, dirinya juga mengajak warga agar segera melakukan vaksin booster bagi yang telah vaksin dosis 1 dan 2.

Nelly menambahkan, saat ini roling Alat Kelengkapan DPRD  Kota Balikpapan periode sisa masa jabatan 2019-2024 telah tuntas. Hasil Roling AKD tersebut dirinya menjadi Wakil Ketua Komisi II Bidang Ekonomi, Keuangan, Anggaran, Pariwisata dan Perdagangan. Selain itu, dirinya juga menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balikpapan.(sb-03).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *