
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PKS Subari menggelar reses Masa Sidang II/2022, di Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur pada Minggu (19/6/2022). Reses kali ini dihadiri Camat Balikpapan Timur Suwandi, Lurah Manggar Dedy Prasetia, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, perwakilan Perumda Tirta Manuntung serta Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan.
Camat Balikpapan Timur Suwandi dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Subari yang menggelar reses di Kelurahan Manggar guna menyerap aspirasi dari masyarakat. Sebab di wilayah Manggar masih banyak infrastruktur yang perlu dibenahi. Diantaranya di wilayah PJHI.
Sementara itu, dalam reses kali ini, beberapa usulan disampaikan oleh masyarat diantaranya Ketua RT 50 Mariyono yang mengusulkan agar sampah plastik tidak di bawa ke pulau Jawa, Ketua RT 16 Safin meminta pembangunan drainase di wilayahnya, Ketua RT 82 Yudy Mulyadi meminta pembangunan jalan sepanjang PJHI serta Ketua RT 80 Anis meminta penanganan banjir dan pemasangan air bersih di wilayahnya.
Bambang dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan mengatakan, program yang sudah siap dikerjakan di Kelurahan Manggar sebanyak 30 kegiatan. “Semoga tahun 2022 dapat direalisasikan disesuaikan anggaran, terdiri jalan besar dan jalan-jalan gang,” katanya.
Rizal dari Perumda Tirta Manuntung (PTM) menjelaskan, pemasangan jaringan air bersih bagi Masyarkat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 1.200 Sambungan Rumah (SR). “Sekitar 70 persen di wilayah Balikpapan Timur. Sisanya daerah Selatan dan Tengah. Saat ini telah dipasang pipa induk sekunder untuk dikembangkan Balikpapan Timur. 2022 anggaran sudah ada, tinggal dilakukan pemasangan,” katanya.
Menanggapi usulan warga tersebut Wakil Ketua DPRD Subari dalam sambutannya mengatakan, salah satu tugas dari anggota dewan yaitu menjaring aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan lewat dana APBD. Terkait permintaan warga untuk perluasan jalan PJHI sepanjang 1 Km dirinya akan melakukan koordinasi degan warga sekitar yang terdampak pelebaran jalan dibantu RT.
“Pelebaran jalan harus dilakukan sebab jalan semakin padat akibat pertambahan penduduk dan saya siap mengawal pembangunan pelebaran jalan tersebut mulai pembuatan Detail Engineering Design (DED) hingga penganggaran,” pungkas Subari.(sb-03)












