DPRD Balikpapan

Reses Syarifuddin Oddang, Warga Graha Indah Keluhkan Banjir Tak Terkendali Akibat Pembukaan Lahan Mangrove

159
×

Reses Syarifuddin Oddang, Warga Graha Indah Keluhkan Banjir Tak Terkendali Akibat Pembukaan Lahan Mangrove

Share this article
Warga Graha Indah, Balikpapan Utara mengeluhkan banjir yang makin parah akibat pembukaan lahan mangrove.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Warga Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara menyampaikan keluhan terkait banjir yang semakin parah dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2025/2026. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada anggota DPRD Kota Balikpapan dari Partai Hanura, Syarifuddin Oddang, pada Senin malam (20/10/2025) di Gedung Serba Guna Graha Indah.
Reses ini turut dihadiri oleh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Balikpapan Utara, Lurah, Ketua Asosiasi LPM Balikpapan Utara, forum UMKM, forum RT, kader PKK, forum anak, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Syarifuddin Oddang menegaskan bahwa sejumlah aspirasi warga telah disampaikan, antara lain permintaan perbaikan infrastruktur jalan, drainase, peningkatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos), layanan kesehatan, pendidikan, hingga ketersediaan air bersih.
Namun, dari seluruh persoalan yang diangkat, isu banjir menjadi perhatian paling serius. Oddang yang juga menjabat di Komisi III DPRD Balikpapan menyatakan kekhawatirannya terhadap pembukaan lahan mangrove seluas kurang lebih 28 hektare di kawasan Graha Indah, di mana sekitar 17 hektare di antaranya telah digarap.
“Kami mempertanyakan legalitas perizinan pembukaan lahan mangrove tersebut. Karena setiap kali hujan turun, banjir kini semakin tidak terkendali,” tegas Oddang.
Keluhan serupa datang dari warga di berbagai RT. Yamin, warga RT 03, mengungkapkan bahwa banjir telah merusak beberapa rumah warga. Di RT 05, kondisi serupa juga terjadi. Warga RT 06 bahkan meminta agar drainase segera diperbaiki untuk mencegah meluasnya dampak ke wilayah lain.
Sementara itu, Ketua RT 52 meminta pemasangan sambungan air bersih bagi 30 kepala keluarga (KK) di wilayahnya. Sedangkan warga RT 33 dan RT 64 mendesak agar proyek perbaikan drainase segera direalisasikan.
“Sudah lama dilakukan pengukuran drainase, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda pengerjaan dimulai,” keluh Ketua RT 64.
Menanggapi hal ini, Syarifuddin Oddang berjanji akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait guna melakukan pemetaan dan penanganan komprehensif terhadap persoalan banjir dan infrastruktur di kawasan Balikpapan Utara.
“Sebagai wakil rakyat dari dapil Balikpapan Utara, saya akan dorong agar segera ada solusi nyata dan bukan hanya janji,” pungkasnya.(sb-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *