Kota Balikpapan

Ribuan Ketua RT Antusias Ikut Reses dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Anggota DPR-RI Rudy Mas’ud

186
×

Ribuan Ketua RT Antusias Ikut Reses dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Anggota DPR-RI Rudy Mas’ud

Share this article
Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Kaltim, H Rudy Mas’ud SE, ME menggelar Reses dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI, di Gedung Kesenian Balikpapan, pada Sabtu (29/7/2023) siang

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sebanyak 1.000 Ketua RT dari  Kecamatan Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur mengikuti kegiatan Reses dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI yang digelar Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, H Rudy Mas’ud SE, ME, di Gedung Kesenian Balikpapan (GKB), Sabtu (29/7/2023) siang.

Anggota DPRD Daerah Pemilihan Kalimantan Timur (Dapil Kaltim) ini didampingi Ketua DPRD Kaltim, Ir H Hasanuddin Mas’ud SHut, ME, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Balikpapan Ir Muhaimin MT, Camat Balikpapan Timur Mustamin SE, Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim SSos, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Balikpapan Andi Arif Agung SH, anggota DPRD Balikpapan dari Fraksi Partai Golkar Dapil Balikpapan Selatan Hj Suwarni SH dan anggota DPRD Balikpapan Dapil Balikpapan Timur Suriani, Ketua Bidang Kaderisasi DPD I Golkar Kaltim Odi Setiawan SIP, MIKom dengan moderator Tomi Kusriani. Anggota Komisi III DPR RI H Rudy Mas’ud SE, ME mengatakan, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI sangat penting untuk mengingatkan kembali wawasan kebangsaan kepada generasi muda.
“4 Pilar Kebangsaan ini seperti mata pelajaran kita dulu yaitu PMP yang telah berubah menjadi PPKN. Jadi kita anggota DPR RI ditugaskan oleh negara untuk mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika. Saya kira ini penting jangan sampai ada masyarakat yang mulai lupa terhadap 4 Pilar Kebangsaan ini terutama  sila-sila dalam Pancasila,” ujar suami dari Hj Syarifah Suraidah ini.
Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kaltim, H Hasanuddin Mas’ud, ia mengatakan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi tentang wawasan kebangsaan (wasbang) kepada masyarakat di setiap Dapil. “Wasbang ini harus diperkuat khususnya untuk membentengi moral generasi muda, karena saat ini ada film-film kartun yang menampilkan tontonan tidak mendidik. Jadi wasbang ini harus diperkuat untuk menghadapi invasi atau serangan pergaulan bebas pada generasi muda,” ujar Hasanuddin.
Sementara itu, Ketua RT 17 Sepinggan Baru, Rahman diberi kesempatan untuk membacakan arti dan makna tentang 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika.
Untuk kegiatan reses beberapa usulan disampaikan Ketua-Ketua RT yang hadir, di antaranya percepatan pembangunan sekolah terpadu di Kompleks Perumahan Balikpapan Regency, pembangunan rumah sakit pemerintah di Balikpapan Timur, persoalan sistem zonasi saat penerimaan peserta didik baru (PPDB), penambahan dana operasional (DO) RT hingga pembangunan Puskesmas Sungai Nangka.
Sejumlah usulan warga tersebut anggota DPR RI H Rudy Mas’ud mempersilakan kepada Sekda Pemkot Balikpapan Muhaimin untuk  menjelaskan.
Menurut Muhaimin, untuk  DO RT Wali Kota sudah menjanjikan untuk menaikan dari Rp 750 ribu menjadi Rp1 juta per RT pada APBD perubahan 2023. Lalu pada APBD murni 2024 dari Rp1 juta per RT menjadi Rp1,5 juta per RT. Sedangkan, untuk usulan pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur, kata Muhaimin, pihaknya sedang meningkatan pelayanan Puskesmas Lamaru menjadi standard rumah sakit. “Kami sedang menyusun DED rencananya pembangunan dimulai 2024,” katanya.
Muhaimin menjelaskan, untuk pembangunan SD dan SMP Terpadu di Kompleks Perumahan Balikpapan Regency sedang diupayakan selesai 2023 sehingga 2024 bisa digunakan. Terkait sistem zonasi yang memberatkan orang tua saat PPDB, menurutnya bukan hanya masalah di Kaltim dan Balikpapan tapi juga menjadi masalah nasional.
“Untuk itu kami sedang perjuangkan agar sistem ini dikaji ulang karena wewenang Kemendikbudristek. Semua aspirasi warga kami akan realisasikan secara bertahap seperti usulan pembangunan Puskesmas Sungai Nangka yang saat ini masih gabung dengan Puskesmas Damai. Mohon sabar ya karena semua usulan pemkot realisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang dimiliki,”pungkas Muhaimin.(sb-01)    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *