Provinsi Kaltim

Sekda Kaltim: ASN Garda Terdepan Pelayanan Publik, BPSDM Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM

47
×

Sekda Kaltim: ASN Garda Terdepan Pelayanan Publik, BPSDM Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM

Share this article
Sekda Kaltim Sri Wahyuni menegaskan ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakertek) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim Tahun 2025 yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Kamis (26/6/2025).
Dalam sambutannya, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa tema Rakertek tahun ini adalah “Implementasi Pembelajaran Terintegrasi untuk Meningkatkan Kapasitas ASN di Kalimantan Timur”. Menurutnya, peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan bagian strategis dalam mendukung reformasi birokrasi dan pembangunan sumber daya manusia aparatur yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.
“ASN adalah garda terdepan dalam pelayanan publik. Untuk itu, mereka harus dibekali dengan kompetensi, integritas, serta pemahaman digital yang memadai,” tegas Sri Wahyuni.
Ia menambahkan bahwa pola pelatihan konvensional tidak lagi cukup di era saat ini. Pemerintah memerlukan sistem pembelajaran ASN yang terintegrasi, digital, dan kontekstual agar sesuai dengan tantangan dan kebutuhan pembangunan daerah.
Sri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan sistem pembelajaran ASN yang terstruktur, berkelanjutan, dan relevan terhadap dinamika zaman.
“Kapasitas SDM unggul adalah jawaban atas tantangan pembangunan yang makin kompleks. Maka inovasi dalam metode pelatihan harus terus dikembangkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kaltim Nina Dewi dalam laporannya menyebutkan bahwa Rakertek ini bertujuan untuk memperkuat peran BPSDM sebagai pusat pengembangan ASN di Kaltim. Kegiatan ini juga menjadi ajang sinkronisasi antara BPSDM dan seluruh perangkat daerah serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di lingkungan Pemprov Kaltim.
“Selama tahun 2024, kami telah menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota, kementerian, serta lembaga pengembangan SDM dari sektor pemerintah maupun swasta,” kata Nina Dewi.
Menurut Nina, pelatihan yang sudah dilaksanakan antara lain bagi pejabat administrator dan pengawas, orientasi anggota dewan, PPPK, serta jabatan fungsional lainnya. Untuk pelatihan teknis, BPSDM telah melaksanakan 38 angkatan diklat berdasarkan analisis kebutuhan pengembangan kompetensi tahun 2023.
“Tahun 2025, kami telah menjadwalkan kerja sama lebih luas dengan kabupaten/kota, kementerian, dan lembaga terkait dalam pengembangan kompetensi ASN,” jelasnya.
Melalui Rakertek ini, BPSDM Kaltim diharapkan dapat terus berinovasi dalam menyusun strategi pelatihan berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan era digital.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *