DPRD Kaltim

Seno Aji Minta Badan Otorita IKN Prioritaskan Kontarktor Lokal untuk Pembangunan IKN

300
×

Seno Aji Minta Badan Otorita IKN Prioritaskan Kontarktor Lokal untuk Pembangunan IKN

Share this article
Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim menggelar seminar nasional dengan mengangkat tema “Strategi dan Kebijakan Penyelenggaraan Pembangunan IKN Terkait Peran Serta Pelaku Jasa Kontruksi di Provinsi Kalimantan Timur. Acara berlangsung di Ballroom Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Kamis (26/10/2023), yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji.

Seno Aji menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasih atas terselenggarannya seminar nasional tersebut. Menurutnya IKN sudah berjalan dan melalui Badan Otorita progresnya cukup cepat.
”Tentu saja progres ini akan melibatkan banyak sekali tenaga kerja maupun jasa kontruksi yang ada di Kaltim,” katanya.
Ia mendorong pihak otorita IKN untuk selalu mengedepankan penyedia jasa kontruksi lokal dalam pembangunan IKN. “Kaltim sudah dipilih oleh presiden sebagai Ibukota Negara, maka sangat baik apabila Badan Otorita bersama dengan Pemprov Kaltim selalu memberikan andil positif kepada para pelaku jasa kontruksi lokal,” ucapnya.
Ia berharap kedepan, pelaku jasa kontruksi Kaltim memiliki kerjasama operasi atau KSO dengan perusahaan perusahaan nasional, seperti contoh BUMN melakukan KSO dengan perusahaan lokal sehingga perusahaan lokal ikut bangkit.
“Inilah yang kita harapkan dengan adanya seminar nasional ini, disini banyak hadir para pelaku jasa kontruksi yang kemungkinan juga sebagian besar ikut andil dalam pembangunan Kaltim,” tambahnya. Kaltim saat ini telah mengesahkan anggaran kurang lebih Rp20,6 triliun untuk 2024, sedang 2023 total anggaran pada APBD mencapai Rp25,6 triliun.
“Artinya Kaltim akan banyak sekali pembangunan, untuk itu juga diperlukan partisipasi  semua pihak dalam membangun Ibukota Provinsi Kaltim, dan seluruh kabupaten/kota di Kaltim,” katanya.
Sementara Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, berpesan kepada pelaku usaha jasa kontruksi agar lebih berperan aktif tidak hanya dalam pembangunan kawasan IKN yang luasnya sekitar 256 ribu hektare, tapi juga buffer zona atau daerah penyangga yakni kabupaten/kota diwilayah Kaltim yang luasnya 12,7 juta hektar.(adv/sb-01)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *