Provinsi Kaltim

Serap Aspirasi, Agus Aras Gelar Reses

40
×

Serap Aspirasi, Agus Aras Gelar Reses

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Dapil Bontang, Kutai Timur, dan Berau, Agus Aras S.M., M.Ap melaksanakan kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat (Reses) di Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kutim

KUTIM,suarabalikpapan.com–Anggota DPRD Kaltim Dapil Bontang,  Kutai Timur, dan Berau, Agus Aras  S.M., M.Ap melaksanakan kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat (Reses) di Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kutim. Kegiatan Reses tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Tepian Indah, Kwirinius Parwono Rasi, Ketua LPM, Ketua PKK Desa Tepian Indah, tokoh masyarakat, Organisasi Kepemudaan dan warga Desa Tepian Indah. Dalam sambutannya, Anggota DPRD Kaltim Agus Aras menyampaikan, kegiatan Reses yang dilaksanakannya ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat yang ada di Desa Tepian Indah Kecamatan Bengalon, Kutim. “Berbagai aspirasi, seperti sektor pertanian, bisa dibantu oleh Pemprov kaltim. Diantaranya fasilitas penunjang pembangunan embung yang saat ini sedang dilaksanakan,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini, Senin (13/2/2023). Nantinya aspirasi ini, lanjut Agus, akan dikomunikasikan sesuai regulasi, agar masyarakat bisa menikmati pembangunan. Termasuk aspirasi mengenai sekolah SMK Negeri yang ada di Desa Tepian Indah, yang secara kewenangan berada di provinsi. Termasuk kerusakan jalan di Bengalon, “semoga nantinya bisa dibantu anggaran dari Pemkab Kutim dan Insyaallah tahun ini ada perbaikan,” terangnya. Tak menyia-nyiakan kesempatan, Kepala Desa Tepian Indah Kwirinius Parwono Rasi juga menyampaikan aspirasi masyarakat desanya, yakni sulitnya mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. “Desa Tepian saat ini sedang membangun embung, karena di Desa kami tidak ada air, bukan kekurangan air tapi ini sudah tidak ada, dengan adanya air dari embung semoga bisa digunakan untuk MCK,” katanya. Ketua LPM Desa Tepian Indah, Jerry juga menyampaikan beberapa aspirasi. Seperti pembangunan embung yang memerlukan perhatian, perbaikan gedung sekolah, pembangunan rumah ibadah hingga perbaikan jalan. “Embung yang sudah mulai dikerjakan perlu dilihat dan diperhatikan. Lalu pendidikan di SMK juga perlu diperhatikan, karena ada gedung produksi di SMK yang atapnya sudah jebol (bocor, red) semua, atapnya memakai bahan plastic, sehingga mudah rusak,” ujarnya. Jerry juga menyampaikan di desa Tepian Indah ada tiga agama, Islam ingin membangun masjid, gereja juga perlu bantuan pembangunan,” sambungnya, seraya mengucapkan terimakasih atas rencana perbaikan jalan Rantau Pulung-Tepian Indah. Warga bernama Nurrohim mengajukan pengadaan penerangan listrik jalan. Sedangkan Ketua PKK Desa Tepian Indah meminta agar Pemkab Kutim membentuk Dasawisma dan pengadaan keperluan pertanian. Warga lainnya bernama Nursalehuddin mengajukan aspirasi pembangunan infrastruktur jalan akses ke embung serta fasilitas pipa sambungan ke rumah-rumah warga. Menjawab aspirasi masyarakat, Agus Aras mengatakan, terkait dengan bangunan gedung SMKN 2 Bengalon, di tahun 2022 pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk melakukan perbaikan. Namun tidak seluruh sekolah yang terakomodir karena keterbatasan anggaran. “Yang terlaksana saat itu hanya di Teluk Pandan. Tahun ini ada alokasi dana untuk SMA Negeri 1 Sangatta Utara, mohon pihak SMKN 2 mengajukan permohonan dan dikoodinasikan kepada kami,” kata Agus Aras. Terkait bantuan sarana ibadah, dikatakan, Pemprov memiliki kewajiban menyediakan sarana ibadah. Ada 2 skema berupa hibah di Biro Kesra, dana atau material pembangunan. Sedangkan terkait jalan, dalam waktu dekat akan diperbaiki jalan Rantau Pulung-Bengalon. Listrik juga diupayakan adanya konektivitas melalui sutet, sehingga semua desa bisa dialiri listrik. Dijelaskan, akhir tahun ini ada program distribusi pupuk pada kelompok tani, silakan Kades  dan kelompok tani berkoordinasi dan Distan Kutim untuk bisa mendapatkan bantuan hibah dari Pemkab dan Pemprov Kaltim. “Agar Poktan (Kelompok Tani, red) yang sudah terverifikasi mudah untuk mendapatkan bantuan hibah,” sambungnya. Menyangkut masalah embung, Anggota DPRD Kaltim yang juga duduk sebagai Anggota Komisi III asal partai Demokrat ini menyebut, embung sebaiknya berada di bawah kendali Bumdes, sehingga dalam mengoperasionalkannya akan mendapat kemudahan. (sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *